Home » Cara Naikkan Penjualan di Shopee

Cara Naikkan Penjualan di Shopee

Gubuku- Berikut artikel SEO yang menggunakan bahasa sederhana, mudah dipahami, dan cocok untuk target audiens Gen Z.

Kesalahan Seller Pemula yang Bikin Jualan Sepi, Jangan Sampai Kamu Lakukan!

Memulai bisnis online memang terlihat mudah. Tinggal upload produk, pasang harga, lalu tunggu pembeli datang. Tapi kenyataannya, banyak seller pemula yang merasa bingung karena dagangannya sepi meski sudah rajin posting setiap hari.

Kalau kamu sedang berada di fase ini, tenang saja. Hampir semua pebisnis sukses pernah melakukan kesalahan saat pertama kali berjualan. Bedanya, mereka mau belajar dan memperbaikinya.

Nah, berikut beberapa kesalahan seller pemula yang sering terjadi dan wajib kamu hindari.

1. Foto Produk Asal-Asalan

Percaya atau tidak, pembeli melihat foto terlebih dahulu sebelum membaca deskripsi.

Kalau fotonya buram, gelap, atau kurang menarik, calon pembeli biasanya langsung scroll ke produk lain.

Tips:

  • Gunakan pencahayaan yang terang.
  • Ambil foto dari beberapa sudut.
  • Pakai background yang bersih.
  • Edit secukupnya agar warna tetap natural.

Ingat, foto yang bagus bisa meningkatkan peluang closing.

2. Deskripsi Produk Terlalu Singkat

Masih banyak seller yang hanya menulis:

“Barang bagus, kualitas oke.”

Padahal pembeli ingin tahu detail produk, seperti:

  • Ukuran
  • Warna
  • Bahan
  • Fungsi
  • Cara penggunaan
  • Isi paket

Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin kecil kemungkinan pembeli ragu.

3. Harga Tidak Masuk Akal

Ada seller yang memasang harga terlalu mahal karena ingin cepat untung.

Sebaliknya, ada juga yang terlalu murah sampai tidak mendapatkan keuntungan.

Sebelum menentukan harga, lakukan riset kompetitor. Cari harga yang tetap kompetitif tetapi masih memberikan profit.

4. Tidak Konsisten Upload Konten

Banyak seller semangat di minggu pertama, lalu menghilang selama beberapa minggu.

Padahal algoritma marketplace maupun media sosial lebih menyukai akun yang aktif.

Usahakan upload secara rutin, misalnya:

  • Video produk
  • Testimoni pelanggan
  • Tips penggunaan produk
  • Behind the scene
  • Promo terbaru

Konsistensi lebih penting daripada posting banyak dalam satu hari.

5. Tidak Membalas Chat dengan Cepat

Pembeli online ingin respons yang cepat.

Kalau chat dibiarkan berjam-jam, besar kemungkinan mereka akan membeli di toko lain.

Usahakan membalas pesan secepat mungkin atau gunakan fitur balasan otomatis jika tersedia.

6. Mengabaikan Review Pelanggan

Review adalah aset yang sangat berharga.

Seller pemula sering hanya fokus mencari pembeli baru, padahal menjaga pelanggan lama jauh lebih mudah.

Mintalah review dengan sopan setelah pesanan diterima. Semakin banyak ulasan positif, semakin tinggi tingkat kepercayaan calon pembeli.

Baca Juga :  Bisnis Online vs Offline, Mana Lebih Untung?

7. Tidak Memahami Target Market

Kesalahan terbesar adalah menjual kepada semua orang.

Misalnya, produk skincare remaja tentu membutuhkan gaya promosi yang berbeda dengan produk untuk ibu rumah tangga.

Kenali target pasar berdasarkan:

  • Usia
  • Hobi
  • Kebutuhan
  • Masalah yang mereka hadapi

Semakin spesifik targetmu, semakin mudah membuat konten yang menarik.

8. Tidak Belajar Digital Marketing

Sekarang jualan bukan hanya soal produk bagus.

Kamu juga perlu memahami:

  • Copywriting
  • SEO
  • Konten viral
  • Live selling
  • Affiliate marketing
  • Iklan digital

Semakin banyak ilmu yang dipelajari, semakin besar peluang bisnismu berkembang.

9. Mudah Menyerah

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi.

Banyak seller berhenti setelah satu atau dua bulan karena merasa tidak ada hasil.

Padahal membangun bisnis membutuhkan proses. Bahkan banyak toko besar yang dulu juga pernah sepi pembeli.

Terus evaluasi, belajar, dan jangan takut mencoba strategi baru.

10. Tidak Membangun Personal Branding

Saat ini orang tidak hanya membeli produk, tetapi juga percaya kepada penjualnya.

Cobalah tampil di media sosial.
Bagikan proses packing, cerita perjalanan bisnis, atau tips yang bermanfaat.

Semakin dikenal, semakin besar peluang orang membeli dari tokomu.

Tips Agar Seller Pemula Cepat Berkembang

Kalau ingin jualan makin ramai, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Upload konten setiap hari.
  • Gunakan foto dan video yang menarik.
  • Pelajari teknik copywriting.
  • Berikan pelayanan yang ramah.
  • Balas chat dengan cepat.
  • Minta review dari pelanggan.
  • Terus belajar strategi pemasaran digital.
  • Jangan takut mencoba ide baru.

Kesimpulan

Menjadi seller pemula memang penuh tantangan. Namun, kesalahan bukanlah akhir dari perjalanan bisnis. Justru dari setiap kesalahan itulah kamu bisa belajar menjadi penjual yang lebih profesional.

Mulailah dengan memperbaiki hal-hal sederhana, seperti foto produk, pelayanan, deskripsi, hingga konsistensi membuat konten. Sedikit demi sedikit, kepercayaan pelanggan akan meningkat dan peluang mendapatkan lebih banyak penjualan pun semakin besar.

Meta Description (SEO):
Masih bingung kenapa jualan online sepi? Simak 10 kesalahan seller pemula yang sering terjadi beserta tips mudah agar toko online makin ramai dan cepat mendapatkan closing.

SEO Keywords:
kesalahan seller pemula, tips jualan online, bisnis online pemula, cara meningkatkan penjualan, seller marketplace, jualan online laris, UMKM digital, strategi jualan online, toko online ramai, tips bisnis online Gen Z.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *