Home » Cara Memilih Helm yang Aman dan Nyaman

Cara Memilih Helm yang Aman dan Nyaman

Gubuku – Memakai helm bukan cuma soal menghindari tilang. Helm adalah perlengkapan paling penting yang bisa melindungi kepala saat terjadi kecelakaan. Sayangnya, masih banyak orang yang memilih helm hanya karena modelnya keren atau harganya murah, tanpa memperhatikan faktor keamanan.

Kalau kamu sering naik motor, baik untuk sekolah, kuliah, kerja, atau sekadar nongkrong, wajib tahu cara memilih helm yang benar. Yuk, simak tipsnya!

Kenapa Memilih Helm Itu Penting?

Kepala adalah bagian tubuh yang paling rentan saat terjadi kecelakaan. Helm yang berkualitas bisa mengurangi risiko cedera serius karena mampu menyerap benturan.

Sebaliknya, helm yang asal-asalan justru bisa pecah atau tidak melindungi kepala dengan baik saat terjadi benturan.

1. Pastikan Helm Sudah Bersertifikat SNI

Hal pertama yang wajib dicek adalah logo SNI (Standar Nasional Indonesia).

Helm yang memiliki sertifikat SNI telah melalui berbagai uji keamanan, mulai dari ketahanan benturan hingga kualitas tali pengunci.

Jangan mudah tergiur helm murah tanpa sertifikasi karena kualitasnya belum tentu aman.

2. Pilih Ukuran yang Pas

Helm yang terlalu besar akan mudah bergeser saat berkendara. Sebaliknya, helm yang terlalu kecil akan membuat kepala terasa sakit.

Ciri helm yang pas:

  • Tidak longgar saat dipakai.
  • Tidak menekan kepala secara berlebihan.
  • Tidak mudah bergeser ketika kepala digelengkan.
  • Tetap nyaman meski dipakai cukup lama.

3. Pilih Jenis Helm Sesuai Kebutuhan

Ada beberapa jenis helm yang bisa dipilih.

Full Face

Helm ini menutupi seluruh bagian kepala hingga dagu.

Kelebihan:

  • Perlindungan paling maksimal.
  • Cocok untuk perjalanan jauh.
  • Lebih aman saat kecepatan tinggi.

Open Face

Helm ini hanya menutupi bagian atas dan samping kepala.

Kelebihan:

  • Lebih ringan.
  • Sirkulasi udara lebih baik.
  • Cocok untuk penggunaan harian di dalam kota.

Modular

Helm ini bisa dibuka bagian dagunya sehingga lebih fleksibel.

Cocok untuk pengendara yang sering touring.

4. Perhatikan Bahan Helm

Helm yang bagus biasanya menggunakan material berkualitas seperti:

  • ABS
  • Polycarbonate
  • Fiberglass
  • Carbon Fiber

Material yang baik membuat helm lebih kuat namun tetap ringan sehingga nyaman dipakai.

5. Cek Kaca Helm (Visor)

Visor juga tidak kalah penting.

Pilih visor yang:

  • Jernih.
  • Tidak mudah buram.
  • Anti gores.
  • Melindungi mata dari debu dan sinar matahari.
Baca Juga :  10 Tips Membeli Mobil Bekas agar Tidak Tertipu

Hindari visor yang sudah retak karena bisa mengganggu pandangan saat berkendara.

6. Pastikan Busa Helm Nyaman

Busa bagian dalam harus terasa empuk dan mengikuti bentuk kepala.

Selain nyaman, busa yang bisa dilepas akan lebih mudah dicuci sehingga helm tetap bersih dan tidak bau.

7. Periksa Tali Pengunci

Tali pengunci sering dianggap sepele, padahal sangat penting.

Pastikan:

  • Mudah dikunci.
  • Tidak mudah lepas.
  • Tetap kuat saat ditarik.

Helm yang bagus akan tetap menempel di kepala ketika terjadi benturan.

8. Jangan Tergiur Harga Murah

Harga memang penting, tetapi keamanan jauh lebih penting.

Helm berkualitas memang sedikit lebih mahal, tetapi bisa digunakan dalam waktu lama dan memberikan perlindungan yang lebih baik.

Anggap saja membeli helm sebagai investasi keselamatan.

9. Pilih Helm yang Ventilasinya Baik

Ventilasi udara membuat kepala tetap adem saat berkendara.

Helm dengan ventilasi yang baik juga membantu mengurangi embun pada visor ketika cuaca dingin atau hujan.

10. Ganti Helm Jika Sudah Rusak

Banyak orang tetap memakai helm yang sudah pernah jatuh atau retak.

Padahal, lapisan pelindung di dalam helm bisa saja sudah rusak meskipun bagian luarnya masih terlihat bagus.

Segera ganti helm jika:

  • Pernah mengalami benturan keras.
  • Retak.
  • Busa sudah longgar.
  • Tali pengunci rusak.
  • Umur helm sudah terlalu lama.

Tips Merawat Helm Agar Awet

Selain memilih helm yang tepat, jangan lupa merawatnya.

Beberapa tips sederhana:

  • Bersihkan visor secara rutin.
  • Cuci busa bagian dalam jika bisa dilepas.
  • Simpan di tempat yang kering.
  • Jangan menjatuhkan helm sembarangan.
  • Hindari menaruh helm di bawah sinar matahari terlalu lama.

Dengan perawatan yang baik, helm akan tetap nyaman digunakan dan lebih awet.

Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan

Masih banyak pengendara yang melakukan kebiasaan berikut:

  • Memakai helm tanpa mengunci tali.
  • Menggunakan helm yang terlalu longgar.
  • Memakai helm bekas yang sudah retak.
  • Memilih helm hanya karena desainnya keren.
  • Mengganti visor dengan yang terlalu gelap untuk dipakai malam hari.

Padahal, kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat mengurangi fungsi utama helm sebagai pelindung kepala.

penulis : ria angelia – smkn 6 merangin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *