Gubuku – Solo traveling semakin populer di kalangan Gen Z. Bukan cuma soal liburan, pergi sendirian juga bisa jadi kesempatan untuk mengenal diri sendiri, mencoba hal baru, dan belajar lebih mandiri.
Tapi buat kamu yang baru pertama kali solo traveling, rasa gugup itu wajar banget. Mulai dari takut tersesat, bingung menentukan tujuan, sampai khawatir soal keamanan. Tenang, semuanya bisa dipersiapkan.
Berikut beberapa tips solo traveling untuk pemula supaya perjalananmu tetap aman, nyaman, dan pastinya menyenangkan.
1. Pilih Destinasi yang Ramah untuk Pemula
Untuk perjalanan pertama, jangan langsung memilih destinasi yang terlalu sulit. Pilih kota atau tempat wisata yang memiliki akses transportasi mudah, fasilitas lengkap, dan informasi wisata yang gampang ditemukan.
Kalau masih ragu, kamu bisa mulai dari destinasi yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Dengan begitu, kamu bisa belajar mengatur perjalanan tanpa merasa terlalu overwhelmed.
2. Riset Destinasi Sebelum Berangkat
Jangan berangkat hanya bermodal nekat dan Google Maps. 😭
Cari tahu terlebih dahulu mengenai:
- Transportasi menuju destinasi
- Area penginapan
- Tempat wisata yang ingin dikunjungi
- Kondisi lingkungan sekitar
- Peraturan atau kebiasaan lokal
- Estimasi biaya perjalanan
- Cuaca pada waktu kunjungan
Semakin banyak informasi yang kamu punya, semakin kecil kemungkinan kamu panik saat berada di tempat baru.
3. Buat Itinerary yang Fleksibel
Itinerary penting, tetapi jangan membuat jadwal terlalu padat.
Misalnya, dalam satu hari kamu cukup menentukan beberapa tempat utama yang ingin dikunjungi. Sisakan waktu untuk istirahat atau menghadapi hal-hal tidak terduga.
Solo traveling bukan lomba mengunjungi tempat sebanyak mungkin. Yang penting kamu menikmati perjalanan tanpa merasa dikejar waktu.
4. Pilih Penginapan di Lokasi yang Strategis
Untuk solo traveler pemula, lokasi penginapan lebih penting daripada sekadar mencari harga murah.
Pilih tempat yang mudah dijangkau transportasi dan berada di area yang cukup ramai. Sebelum booking, baca review dari pengunjung sebelumnya dan perhatikan komentar tentang kebersihan, pelayanan, serta keamanan.
Kalau bisa, beri tahu orang yang kamu percaya mengenai nama dan lokasi penginapanmu.
5. Simpan Dokumen dan Barang Penting dengan Aman
Dokumen penting seperti identitas, tiket, dan bukti reservasi sebaiknya disimpan dengan baik.
Kamu juga bisa menyimpan salinan digital dokumen penting di tempat yang aman. Jangan menaruh semua barang berharga di satu tempat.
Intinya: jangan sampai dompet hilang, panik langsung mode survival. 😭
6. Jangan Membawa Barang Terlalu Banyak
Salah satu kesalahan pemula adalah membawa barang seolah-olah mau pindahan rumah.
Padahal, semakin banyak barang yang dibawa, semakin ribet juga saat berpindah tempat.
Bawa barang yang benar-benar dibutuhkan. Gunakan tas yang nyaman dan mudah kamu awasi selama perjalanan.
7. Selalu Beri Kabar kepada Orang Terdekat
Meskipun kamu sedang ingin menikmati waktu sendiri, bukan berarti harus benar-benar sendirian tanpa komunikasi.
Beritahu keluarga atau orang yang kamu percaya mengenai rencana perjalananmu. Saat berpindah lokasi, kamu juga bisa memberi kabar secara berkala.
Langkah sederhana ini bisa membuat perjalanan terasa lebih aman.
8. Jangan Terlalu Percaya pada Orang yang Baru Dikenal
Solo traveling memang kesempatan bagus untuk bertemu orang baru. Namun, tetap jaga batasan dan jangan mudah memberikan informasi pribadi.
Hindari membagikan detail seperti lokasi penginapan, dokumen pribadi, atau informasi lain yang bisa membuatmu rentan.
Kalau suatu situasi terasa mencurigakan atau membuatmu tidak nyaman, percaya pada instingmu dan segera menjauh.
9. Gunakan Transportasi yang Terpercaya
Sebelum berangkat, cari tahu pilihan transportasi yang tersedia di destinasi tujuan.
Pastikan kamu mengetahui rute, tarif, titik keberangkatan, dan cara pembayarannya. Untuk perjalanan pertama, menggunakan layanan transportasi resmi atau aplikasi yang terpercaya bisa membuatmu lebih tenang.
10. Siapkan Dana Cadangan
Jangan menghabiskan seluruh budget untuk kebutuhan yang sudah direncanakan.
Sisihkan dana cadangan untuk kondisi tidak terduga, misalnya perubahan transportasi, kebutuhan tambahan, atau keadaan lainnya.
Kalau memungkinkan, pisahkan uang untuk kebutuhan harian dan dana cadangan agar lebih mudah mengontrol pengeluaran.
11. Jangan Terlalu Sering Membagikan Lokasi Secara Real-Time
Upload story saat traveling memang seru. Tapi demi keamanan, pertimbangkan untuk tidak membagikan lokasi secara real-time, terutama jika lokasi tersebut merupakan tempat penginapan atau area yang sedang kamu tempati.
Kamu tetap bisa berbagi foto dan cerita setelah meninggalkan lokasi tersebut.
12. Simpan Nomor Penting
Sebelum berangkat, pastikan kamu mengetahui kontak penting yang mungkin dibutuhkan selama perjalanan, seperti pihak penginapan, transportasi, atau layanan darurat setempat.
Simpan juga alamat penginapan di ponsel agar mudah ditunjukkan ketika kamu membutuhkan bantuan arah.
Penulis: zahra dari smkss2



Leave a Reply