Gubuku- Cara Menulis Deskripsi Pin yang SEO Friendly
Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi foto, desain, atau ide DIY. Kalau digunakan dengan benar, Pinterest juga bisa menjadi sumber traffic untuk blog, toko online, hingga bisnis UMKM.
Salah satu bagian yang sering dianggap sepele adalah deskripsi Pin. Padahal, deskripsi yang dibuat dengan tepat bisa membantu konten lebih mudah ditemukan oleh pengguna Pinterest maupun mesin pencari.
Lalu, bagaimana cara menulis deskripsi Pin yang SEO friendly? Yuk, simak panduan simpel berikut.
Apa Itu Deskripsi Pin?
Deskripsi Pin adalah teks yang menjelaskan isi atau konteks dari sebuah Pin di Pinterest. Bagian ini bisa digunakan untuk memberikan informasi kepada pengguna sekaligus memasukkan keyword yang relevan.
Contohnya, jika kamu membuat Pin tentang ide bisnis, jangan hanya menulis:
“Ide bisnis keren!”
Kamu bisa membuatnya lebih informatif seperti:
“Cari ide bisnis modal kecil untuk pemula? Temukan berbagai peluang usaha online yang bisa dimulai dari rumah dengan modal terjangkau.”
Deskripsi tersebut lebih jelas dan memiliki keyword yang berhubungan dengan topik.
Kenapa Deskripsi Pin Penting untuk SEO?
Deskripsi Pin membantu Pinterest memahami tentang apa konten yang kamu bagikan. Keyword yang relevan juga dapat membantu konten ditemukan oleh orang yang sedang mencari topik tertentu.
Bagi pemilik bisnis dan kreator, deskripsi Pin yang baik bisa membantu:
- Meningkatkan peluang Pin ditemukan.
- Mendatangkan traffic ke website.
- Menjangkau audiens yang lebih relevan.
- Memperkenalkan produk atau layanan.
- Meningkatkan peluang mendapatkan klik.
Jadi, jangan menganggap deskripsi Pin hanya sebagai pelengkap.
Cara Menulis Deskripsi Pin yang SEO Friendly
1. Gunakan Keyword Utama
Langkah pertama adalah menentukan keyword utama yang sesuai dengan isi Pin.
Misalnya topiknya adalah bisnis UMKM, beberapa keyword yang bisa digunakan:
- bisnis UMKM
- ide bisnis
- bisnis modal kecil
- usaha untuk pemula
- tips bisnis online
Gunakan keyword secara natural. Jangan memasukkan keyword terlalu banyak karena tulisan bisa terlihat seperti spam.
2. Buat Deskripsi yang Natural
SEO memang penting, tetapi deskripsi tetap harus nyaman dibaca manusia.
Hindari menulis seperti:
“Bisnis UMKM, ide bisnis UMKM, bisnis modal kecil, ide usaha, bisnis online, usaha UMKM.”
Lebih baik:
“Sedang mencari ide bisnis UMKM dengan modal kecil? Simak beberapa peluang usaha yang cocok untuk pemula dan bisa dimulai dari rumah.”
Lebih natural, informatif, dan tetap memiliki keyword.
3. Jelaskan Isi Pin dengan Jelas
Deskripsi sebaiknya membuat orang langsung tahu apa yang akan mereka dapatkan setelah melihat atau mengklik Pin.
Misalnya:
“Temukan 10 ide bisnis makanan yang bisa dimulai dengan modal kecil. Cocok untuk kamu yang ingin memulai usaha rumahan tanpa membutuhkan modal besar.”
Pembaca langsung memahami isi kontennya.
4. Masukkan Keyword Turunan
Selain keyword utama, gunakan keyword turunan yang masih berkaitan dengan topik.
Contohnya, keyword utama:
ide bisnis modal kecil
Keyword turunannya bisa berupa:
- bisnis untuk pemula
- usaha rumahan
- peluang usaha
- bisnis online
- usaha dengan modal minim
Keyword turunan membuat deskripsi terasa lebih lengkap dan tidak repetitif.
5. Tambahkan Call to Action
Jangan hanya memberikan informasi. Ajak pengguna melakukan sesuatu.
Contoh CTA:
- “Klik Pin untuk melihat selengkapnya.”
- “Simpan Pin ini untuk referensi nanti.”
- “Lihat tips lengkapnya di website.”
- “Temukan ide lainnya di sini.”
CTA sederhana bisa membuat pengguna lebih terdorong untuk berinteraksi dengan konten.
6. Hindari Keyword Stuffing
Keyword stuffing adalah penggunaan keyword secara berlebihan dalam satu teks.
Contohnya:
“Ide bisnis modal kecil untuk bisnis modal kecil. Temukan ide bisnis modal kecil dan peluang bisnis modal kecil untuk bisnis modal kecil.”
Jelas terasa aneh, kan?
Gunakan keyword secukupnya dan prioritaskan tulisan yang natural.
7. Sesuaikan Deskripsi dengan Konten
Jangan membuat deskripsi yang tidak sesuai dengan isi Pin hanya demi mendapatkan klik.
Misalnya Pin membahas “Cara Membuat Logo UMKM”, jangan membuat deskripsi seolah-olah kontennya membahas “Cara Mendapatkan Modal Usaha”.
Deskripsi yang relevan membuat pengguna mendapatkan ekspektasi yang sesuai dengan konten.
Contoh Deskripsi Pin SEO Friendly
Misalnya kamu memiliki Pin dengan judul:
10 Ide Bisnis Modal Kecil untuk Pemula
Deskripsi yang bisa digunakan:
“Butuh ide bisnis modal kecil untuk pemula? Temukan 10 peluang usaha yang bisa dimulai dari rumah dengan modal terjangkau. Cocok untuk Gen Z yang ingin mulai bisnis online maupun usaha sampingan. Simpan Pin ini dan temukan ide bisnis lainnya!”
Di dalam deskripsi tersebut terdapat beberapa keyword seperti ide bisnis modal kecil, pemula, peluang usaha, bisnis online, dan usaha sampingan.
Tips Keyword Pinterest untuk Pemula
Sebelum menulis deskripsi, coba pikirkan kata atau kalimat yang kemungkinan diketik pengguna saat mencari konten.
Misalnya kamu membuat konten tentang makanan, jangan hanya menggunakan keyword “makanan”.
Gunakan keyword yang lebih spesifik seperti:
- ide jualan makanan
- resep makanan sederhana
- bisnis makanan kekinian
- ide jualan makanan rumahan
- makanan untuk jualan
Keyword yang lebih spesifik biasanya membantu kamu menargetkan audiens yang lebih sesuai.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya tidak dilakukan saat membuat deskripsi Pin:
1. Deskripsi terlalu pendek
Contoh:
“Ide bisnis untuk kamu.”
Terlalu umum dan tidak memberikan banyak informasi.
2. Keyword terlalu banyak
Jangan memenuhi deskripsi dengan keyword yang sama berulang kali.
3. Tidak ada informasi yang jelas
Pengguna harus bisa memahami topik Pin hanya dari deskripsinya.
4. Clickbait berlebihan
Jangan menjanjikan sesuatu yang tidak ada di dalam konten.
5. Tidak menggunakan CTA
Tambahkan ajakan sederhana agar pengguna tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.
penulis : Fasya – SMKN 9 Bungo




Leave a Reply