Gubuku- Cara Membuat CTA yang Menarik di Pinterest
Pinterest bukan cuma tempat buat cari inspirasi foto, desain, resep, atau ide bisnis. Platform ini juga bisa menjadi tempat yang powerful untuk menarik orang menuju website, toko online, atau konten kamu.
Salah satu bagian penting yang sering dianggap sepele adalah CTA (Call to Action). CTA yang tepat bisa membuat orang tidak hanya melihat Pin, tetapi juga melakukan tindakan seperti klik link, mengunjungi website, menyimpan Pin, atau membeli produk.
Lalu, bagaimana cara membuat CTA yang menarik di Pinterest? Yuk, bahas dengan cara yang simpel!
Apa Itu CTA di Pinterest?
CTA atau Call to Action adalah kalimat yang mengajak audiens melakukan tindakan tertentu.
Contohnya:
- “Klik untuk lihat selengkapnya”
- “Cek produknya sekarang!”
- “Temukan inspirasinya di sini”
- “Simpan Pin ini untuk nanti”
- “Lihat tutorial lengkapnya”
- “Yuk, mulai sekarang!”
Sederhananya, CTA memberi tahu audiens apa yang harus mereka lakukan setelah melihat konten kamu.
Tanpa CTA, orang mungkin hanya melihat Pin lalu scroll ke konten berikutnya.
Kenapa CTA Penting di Pinterest?
Pinterest memiliki karakter yang berbeda dari media sosial lainnya. Banyak orang datang ke Pinterest untuk mencari ide, inspirasi, produk, atau solusi.
Karena itu, CTA bisa menjadi jembatan antara konten yang mereka lihat dan tindakan yang ingin kamu dapatkan.
CTA yang bagus dapat membantu:
- Meningkatkan klik ke website.
- Mengarahkan audiens ke toko online.
- Meningkatkan traffic.
- Mendorong orang menyimpan Pin.
- Membantu meningkatkan penjualan.
- Membuat audiens lebih memahami langkah selanjutnya.
Buat kamu yang menjalankan bisnis atau UMKM, CTA juga bisa membantu mengubah Pinterest dari sekadar tempat posting menjadi salah satu sumber traffic bisnis.
Cara Membuat CTA yang Menarik di Pinterest
1. Gunakan Kalimat yang Singkat
Jangan membuat CTA terlalu panjang. Audiens Pinterest biasanya ingin mendapatkan informasi dengan cepat.
Contoh:
Kurang menarik:
“Jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang produk ini, kamu bisa mengunjungi link yang tersedia.”
Lebih simpel:
“Cek produknya sekarang!”
Kalimat pendek lebih mudah dibaca dan langsung ke inti.
2. Gunakan Kata Kerja yang Jelas
CTA sebaiknya menggunakan kata kerja yang membuat audiens tahu tindakan apa yang harus dilakukan.
Beberapa kata yang bisa kamu gunakan:
- Klik
- Cek
- Lihat
- Temukan
- Pelajari
- Simpan
- Download
- Beli
- Coba
- Dapatkan
Misalnya:
“Klik untuk lihat 10 ide bisnis!”
CTA tersebut lebih jelas daripada hanya menulis “Info selengkapnya”.
3. Berikan Alasan untuk Klik
CTA akan lebih menarik kalau audiens tahu apa yang akan mereka dapatkan setelah melakukan klik.
Contoh:
- “Klik untuk lihat tutorial lengkap.”
- “Cek 20 ide desain gratis.”
- “Lihat tips lengkapnya di sini.”
- “Temukan produk favoritmu.”
- “Download template gratis sekarang.”
Jadi, jangan hanya menyuruh audiens klik. Berikan value di balik klik tersebut.
4. Buat CTA yang Sesuai dengan Target Audiens
Kenali siapa yang melihat Pin kamu.
Kalau targetnya Gen Z, gunakan bahasa yang santai dan tidak terlalu formal.
Contoh:
“Penasaran caranya? Cek lengkapnya di sini!”
atau
“Mau coba juga? Lihat tutorialnya!”
Kalau targetnya lebih profesional, gunakan bahasa yang lebih formal.
Intinya, CTA harus terasa seperti berbicara kepada audiens, bukan seperti iklan yang terlalu kaku.
5. Gunakan Rasa Penasaran
CTA yang membuat orang penasaran bisa meningkatkan keinginan untuk klik.
Contohnya:
- “Ternyata caranya sesimpel ini!”
- “Lihat cara lengkapnya di sini.”
- “Mau tahu rahasianya?”
- “Cari tahu tips selengkapnya.”
- “Jangan sampai lewatkan bagian ini!”
Namun, jangan membuat clickbait berlebihan. Isi halaman tujuan harus sesuai dengan apa yang dijanjikan CTA.
6. Tambahkan Urgensi Secukupnya
Untuk promosi produk atau event, kamu bisa menggunakan unsur urgensi.
Contoh:
- “Cek sekarang sebelum kehabisan!”
- “Dapatkan promonya hari ini.”
- “Jangan lewatkan kesempatan ini!”
- “Promo terbatas, cek sekarang!”
Gunakan urgensi hanya jika memang ada batas waktu atau keterbatasan yang nyata.
7. Sesuaikan CTA dengan Tujuan Pin
Tidak semua Pin memiliki tujuan yang sama.
Kalau tujuannya meningkatkan traffic:
“Baca artikel lengkapnya di sini.”
Kalau tujuannya meningkatkan penjualan:
“Cek produknya sekarang!”
Kalau tujuannya mendapatkan engagement:
“Simpan Pin ini untuk inspirasi nanti.”
Kalau tujuannya mendapatkan leads:
“Download panduan gratisnya.”
CTA yang tepat harus mengikuti goal dari konten Pinterest kamu.
Contoh CTA Pinterest untuk Bisnis dan UMKM
Buat kamu yang punya bisnis, berikut beberapa contoh CTA yang bisa langsung dijadikan inspirasi:
Untuk produk:
“Cek produknya sekarang!”
Untuk promo:
“Dapatkan promo hari ini!”
Untuk artikel blog:
“Baca tips lengkapnya di sini.”
Untuk tutorial:
“Lihat tutorial lengkapnya!”
Untuk katalog:
“Lihat koleksi terbaru kami.”
Untuk konten edukasi:
“Pelajari caranya sekarang.”
Untuk freebie:
“Download gratis di sini!”
Untuk meningkatkan save:
“Simpan Pin ini buat referensi nanti.”
Kesalahan CTA di Pinterest yang Harus Dihindari
Membuat CTA memang terlihat mudah, tetapi ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan.
CTA Terlalu Panjang
Jangan membuat audiens membaca satu paragraf hanya untuk memahami apa yang harus dilakukan.
Buat singkat, jelas, dan langsung.
CTA Tidak Jelas
“Klik di sini” memang sederhana, tetapi kurang memberikan informasi.
Lebih baik:
“Klik untuk lihat tips lengkap.”
Audiens langsung tahu apa yang akan mereka dapatkan.
Terlalu Banyak CTA
Jangan memberikan terlalu banyak instruksi dalam satu Pin.
Misalnya:
“Klik, beli, follow, simpan, share, dan cek website kami!”
Terlalu banyak ajakan justru bisa membuat audiens bingung.
Pilih satu tindakan utama.
Tidak Sesuai dengan Landing Page
Kalau CTA mengatakan “Download template gratis”, tetapi link justru membawa pengguna ke halaman produk, tentu pengalaman pengguna menjadi buruk.
Pastikan CTA dan halaman tujuan saling sesuai.
Tips Membuat CTA Pinterest yang Lebih Menarik
Gunakan rumus sederhana:
Kata Kerja + Manfaat + Ajakan
Contohnya:
“Cek 10 ide bisnis yang bisa kamu mulai dari rumah!”
Kata kerja: Cek
Manfaat: 10 ide bisnis
Ajakan: bisa kamu mulai dari rumah
Rumus ini bisa kamu gunakan untuk berbagai jenis konten Pinterest.
Penulis: Fasya – SMKN 9 Bungo

Leave a Reply