Gubuku –
Cara Membuat Travel Moodboard di Pinterest
1. Tentukan Konsep Liburan
Sebelum mulai mencari gambar, tentukan dulu konsep perjalananmu.
Contohnya:
- Tropical beach trip
- Solo traveling
- Mountain escape
- City trip
- Korean-style vacation
- Slow travel
- Budget traveling
- Weekend getaway
Pilih satu konsep utama agar moodboard tidak terlihat terlalu random.
2. Buat Board Khusus Travel
Buka Pinterest, kemudian buat board baru khusus untuk perjalananmu.
Gunakan nama yang menarik dan mudah diingat. Misalnya:
“Bali Trip 2026 🌴”
atau
“My Dream Summer Vacation ✈️”
Kamu juga bisa membuat board berdasarkan destinasi seperti “Jogja Travel Ideas”, “Bali Vacation Moodboard”, atau “Japan Dream Trip”.
3. Gunakan Keyword yang Spesifik
Ini bagian yang cukup penting. Jangan hanya mencari kata “travel” karena hasilnya akan terlalu luas.
Coba gunakan keyword yang lebih spesifik seperti:
- Bali beach aesthetic
- Bali travel itinerary
- beach vacation outfit
- tropical hotel aesthetic
- sunset beach photography
- travel photo ideas
- solo travel aesthetic
- summer vacation ideas
- cozy travel photography
Semakin spesifik keyword yang digunakan, semakin mudah menemukan gambar yang sesuai dengan konsep moodboard.
4. Pilih Palet Warna
Supaya moodboard terlihat lebih rapi, pilih beberapa warna utama.
Misalnya:
Beach vibe: biru, putih, beige, dan hijau.
Mountain trip: hijau, cokelat, krem, dan abu-abu.
City trip: hitam, putih, abu-abu, dan warna netral.
Palet warna sederhana bisa membuat kumpulan gambar terlihat lebih cohesive dan aesthetic.
5. Kumpulkan Berbagai Jenis Inspirasi
Jangan hanya menyimpan foto destinasi.
Buat moodboard yang lebih lengkap dengan memasukkan:
📍 Destinasi
Foto tempat yang ingin dikunjungi.
👗 Outfit
Inspirasi pakaian yang sesuai dengan suasana destinasi.
🏨 Penginapan
Referensi hotel, villa, hostel, atau tempat menginap.
🍜 Kuliner
Makanan dan minuman yang ingin dicoba.
📸 Photography
Ide pose dan angle foto.
🎒 Travel essentials
Inspirasi barang yang perlu dibawa.
🌅 Aktivitas
Contohnya snorkeling, hiking ringan, café hopping, atau jalan-jalan di kota.
Dengan cara ini, travel moodboard bukan hanya cantik dilihat, tetapi juga bisa membantu mempersiapkan perjalanan.
6. Jangan Memasukkan Terlalu Banyak Pin
Moodboard yang menarik bukan berarti harus memiliki ratusan gambar.
Kalau terlalu banyak, kamu justru bisa bingung menentukan konsep.
Pilih gambar yang benar-benar mewakili perjalanan yang kamu inginkan. Misalnya, sekitar 20–40 pin sudah cukup untuk membuat moodboard yang fokus.
7. Buat Beberapa Board Berdasarkan Kategori
Kalau perjalananmu cukup kompleks, kamu bisa membuat beberapa board atau section.
Contohnya:
Bali Trip
- 📍 Destinations
- 🏨 Hotels
- 👗 Outfits
- 🍜 Food
- 📸 Photo Ideas
- 🎒 Packing List
- 🗺️ Itinerary
Cara ini membuat inspirasi perjalanan lebih mudah ditemukan saat kamu membutuhkannya.
8. Tambahkan Ide yang Realistis
Pinterest memang penuh dengan foto perjalanan yang terlihat sempurna. Namun, jangan sampai moodboard hanya berisi tempat atau aktivitas yang sulit diwujudkan.
Sesuaikan inspirasi dengan:
- budget
- waktu liburan
- transportasi
- cuaca
- kondisi destinasi
- kebutuhan pribadi
Jadi, moodboard bukan sekadar “aesthetic”, tetapi juga bisa menjadi referensi perjalanan yang realistis.
Contoh Travel Moodboard untuk Gen Z
Misalnya kamu ingin melakukan 3 hari 2 malam di Yogyakarta.
Kamu bisa membuat konsep:
✨ Jogja Slow Travel
Isi moodboard:
- Foto Malioboro
- Café aesthetic
- Sunset
- Outfit casual
- Kuliner khas Jogja
- Hotel budget
- Museum
- Tempat wisata
- Ide foto
- Transportasi
- Inspirasi itinerary
Dengan satu board, kamu bisa mendapatkan gambaran perjalanan dari awal sampai akhir.
Tips Agar Travel Moodboard Terlihat Aesthetic
Ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu coba:
Gunakan gaya visual yang konsisten.
Jangan mencampurkan terlalu banyak gaya foto yang berbeda.
Pilih gambar dengan warna senada.
Warna yang konsisten membuat moodboard terasa lebih menyatu.
Gunakan keyword bahasa Inggris.
Biasanya hasil pencarian Pinterest akan lebih beragam.
Cari berdasarkan vibe, bukan hanya lokasi.
Misalnya bukan cuma “Bali”, tetapi coba “Bali tropical aesthetic”.
Simpan hanya gambar yang benar-benar kamu suka.
Moodboard seharusnya mencerminkan perjalanan impianmu, bukan sekadar mengikuti tren.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membuat Travel Moodboard
Beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari:
- Memasukkan terlalu banyak gambar.
- Tidak menentukan tema sejak awal.
- Hanya fokus pada foto aesthetic.
- Tidak mempertimbangkan budget.
- Mengikuti tren tanpa menyesuaikan kebutuhan.
- Tidak mengelompokkan inspirasi berdasarkan kategori.
Ingat, travel moodboard bukan kompetisi aesthetic. Tujuan utamanya adalah membantu kamu mendapatkan gambaran perjalanan yang ingin dilakukan.
penulis: nur aliza smk ss 2
Leave a Reply