Mengenal Istilah “Era” dalam Dunia K-Pop

Mengenal Istilah “Era” dalam Dunia K-Pop

Mengenal Istilah “Era” dalam Dunia K-Pop

Gubuku – Apa Itu “Era” dalam Dunia K-Pop?

Dalam K-Pop, era adalah periode ketika seorang idol atau grup sedang mempromosikan sebuah lagu, album, atau konsep tertentu.

Biasanya, satu era dimulai ketika grup melakukan comeback dan berlangsung selama masa promosi album tersebut. Setelah grup kembali dengan konsep atau rilisan baru, mereka bisa memasuki era berikutnya.

Contohnya, sebuah grup yang sebelumnya tampil dengan konsep ceria dan colorful kemudian comeback dengan konsep yang lebih dark. Fans bisa menyebut periode tersebut sebagai “dark era” atau era dari comeback tertentu.

Jadi, istilah era bukan hanya tentang lagu, tetapi juga keseluruhan identitas yang ditampilkan idol pada periode tersebut.

Kenapa Setiap Era K-Pop Bisa Terasa Berbeda?

Salah satu hal yang membuat K-Pop menarik adalah konsepnya yang terus berubah.

Dalam satu era, idol bisa tampil dengan:

  • Gaya rambut yang berbeda
  • Outfit dan fashion tertentu
  • Warna atau tema visual yang khas
  • Konsep foto album yang unik
  • Koreografi baru
  • Musik dengan genre berbeda
  • Makeup dan styling yang disesuaikan dengan konsep
  • Cerita atau universe tertentu

Itulah kenapa fans sering merasa setiap comeback memiliki “dunia” tersendiri.

Misalnya, sebuah grup bisa punya era dengan konsep school, retro, futuristic, elegant, cute, dark, summer, sampai konsep yang lebih eksperimental.

Era Bukan Berarti Ganti Grup

Jangan salah paham, ya!

Ketika fans mengatakan sebuah grup memasuki “era baru”, bukan berarti grup tersebut berubah menjadi grup lain. Mereka hanya sedang menunjukkan sisi atau konsep baru melalui comeback terbaru.

Perubahan konsep justru sering menjadi bagian menarik dari perjalanan sebuah grup.

Fans bisa melihat bagaimana gaya musik, fashion, visual, dan performa idol berkembang dari satu era ke era berikutnya.

Apa Hubungan Era dengan Comeback?

Comeback dan era memang sangat berkaitan.

Comeback adalah momen ketika idol atau grup kembali merilis karya baru setelah periode tertentu. Rilisan tersebut biasanya disertai dengan aktivitas promosi.

Nah, periode promosi itulah yang kemudian sering disebut sebagai sebuah era.

Misalnya:

Album baru → konsep baru → teaser → music video → promosi → berbagai penampilan → lahirlah satu era K-Pop.

Karena itu, satu comeback biasanya menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah grup.

Apa Itu “Best Era” yang Sering Disebut Fans?

Kalau kamu melihat komentar seperti “This is their best era!”, maksudnya fans menganggap periode tersebut sebagai salah satu fase terbaik idol atau grup favorit mereka.

Penilaiannya tentu subjektif.

Ada fans yang menyukai sebuah era karena lagunya catchy. Ada juga yang memilih berdasarkan styling, koreografi, konsep album, music video, atau bahkan karena punya kenangan tertentu dengan era tersebut.

Baca Juga :  Cara Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Mobil

Jadi, best era setiap fans bisa berbeda-beda.

Dan itu justru serunya menjadi K-Popers. Kamu bebas punya era favorit sendiri!

Kenapa Fashion Idol Sering Jadi Bagian dari Era?

Fashion memiliki peran besar dalam membangun identitas sebuah era.

Stylist biasanya menyesuaikan pakaian idol dengan konsep musik dan visual yang sedang dibawakan. Karena itu, outfit comeback sering menjadi salah satu hal yang paling banyak dibicarakan fans.

Satu era bisa identik dengan:

warna tertentu + gaya rambut tertentu + outfit khas + makeup tertentu.

Bahkan, terkadang baru melihat gaya rambut atau outfit seorang idol saja, fans sudah bisa menebak comeback atau era yang sedang dibicarakan.

Era Bisa Jadi Nostalgia untuk Fans

Buat fans yang sudah mengikuti grup selama bertahun-tahun, istilah era juga punya nilai emosional.

Satu era bisa mengingatkan mereka pada masa tertentu dalam hidup. Misalnya, era ketika mereka pertama kali mengenal sebuah grup, era saat mulai menjadi fandom, atau comeback yang menemani masa sekolah.

Makanya, ketika idol kembali membawakan lagu lama, fans sering merasa seperti diajak flashback ke masa lalu.

Apakah Satu Grup Bisa Punya Banyak Era?

Tentu saja!

Justru semakin lama sebuah grup berkarier, semakin banyak era yang mereka miliki.

Setiap comeback bisa menghadirkan identitas baru. Dari konsep cute, berubah menjadi mature, kemudian mencoba konsep retro, lalu beralih ke futuristic.

Perjalanan tersebut membuat perkembangan sebuah grup terasa lebih menarik untuk diikuti.

Istilah K-Pop Lain yang Sering Muncul Bersama “Era”

Kalau kamu masih baru mengikuti K-Pop, beberapa istilah berikut juga cukup sering muncul:

Comeback
Momen ketika idol atau grup merilis karya baru setelah periode sebelumnya.

Concept
Tema atau gaya utama yang digunakan dalam sebuah comeback.

Title Track
Lagu utama yang menjadi fokus promosi dalam sebuah album.

B-Side
Lagu lain yang terdapat dalam album selain title track.

Teaser
Konten pengenalan yang dirilis sebelum comeback, seperti foto, video, atau potongan musik.

Promotion
Periode ketika idol melakukan berbagai aktivitas untuk memperkenalkan lagu atau album baru.

Memahami istilah-istilah ini bikin kamu makin gampang mengikuti obrolan sesama K-Popers.

Kenapa Fans Sering Membandingkan Satu Era dengan Era Lain?

Perbandingan antar-era sebenarnya cukup wajar dalam fandom.

Fans biasanya membandingkan:

  • Konsep
  • Lagu
  • Styling
  • Koreografi
  • Music video
  • Album
  • Stage performance
  • Perkembangan vokal dan performa

Namun, bukan berarti satu era harus dianggap buruk hanya karena berbeda dari era sebelumnya.

Setiap era punya tujuan dan identitas masing-masing. Bisa saja satu era lebih cocok untuk kamu, sementara fans lain justru menyukai era yang berbeda.

 

penulis : ulfitri rahmi