Gubuku-Pernah enggak sih kamu ngeliat cewek seusia kamu di TikTok atau Instagram yang karirnya udah melejit, punya bisnis sendiri, atau saldo tabungannya udah bikin adem pikiran? Suka mikir enggak, “Kok bisa ya dia se-funding itu di usia muda?” Spoiler alert: Ini bukan cuma soal keberuntungan atau warisan keluarga. Banyak perempuan muda yang berhasil financial freedom bukan cuma karena mereka kerja keras, tapi karena mereka punya pola pikir (mindset) yang beda dalam memandang uang dan masa depan. Nah, kalau kamu mau ngejar posisi yang sama, yuk bedah mindset apa aja yang wajib kamu masukin ke dalam life operating system kamu!
1. Dari FOMO Berubah Jadi FOWO (Fear of Wasting Opportunity)
Anak muda identik banget sama yang namanya FOMO (Fear of Missing Out)—takut ketinggalan tren, takut enggak ikutan nongkrong, atau takut enggak punya baju yang lagi hits.
Perempuan yang sukses secara finansial biasanya ngubah mental ini. Mereka lebih takut kehilangan peluang (Fear of Wasting Opportunity). Dibanding ngabisin Rp500 ribu buat impulsif checkout barang diskonan yang belum tentu kepakai, mereka lebih milih muterin uang itu buat belajar skill baru, investasi, atau modal usaha kecil-kecilan.
2. Punya Growth Mindset: “Aku Belum Bisa, Tapi Bisa Belajar”
Gaji masih pas-pasan? Atau belum paham cara investasi saham dan reksadana? It’s totally okay! Bedanya, perempuan dengan mindset kaya enggak bakal ngomong “Aku enggak ngerti finansial, ribet.” Mereka bakal ngomong “Aku belum paham, tapi bisa dipelajari.” Mereka paham kalau financial literacy itu bukan bakat lahir, tapi keterampilan yang bisa diasah lewat baca buku, dengar podcast, atau belajar dari internet.
3. High Value, Bukan High Budget
Ada beda tipis antara kelihatan kaya sama beneran kaya. Banyak orang terjebak gaya hidup high budget demi kelihatan keren di depan orang lain, padahal isi rekeningnya ngos-ngosan.
Perempuan kaya di usia muda fokus sama internal value. Mereka tahu bahwa nilai diri mereka enggak ditentukan dari merek tas atau seri HP terbaru. Mereka lebih bangga punya safety net (dana darurat) yang tebal dan aset yang terus bertumbuh daripada sekadar tampil mewah di media sosial.
4. Menjadikan Uang Sebagai Tool, Bukan Cuma Goal
Uang itu alat untuk nyiptain kebebasan—kebebasan buat milih karir yang disukai, kebebasan buat bantu orang tua, dan kebebasan buat hidup tenang tanpa kepikiran tagihan.
Ketika kamu menganggap uang sebagai alat (tool), kamu enggak cuma berpikir gimana cara ngabisinnya, tapi gimana cara mengembangbiakkannya. Kamu mulai melirik investasi, nyari side hustle, dan mikirin pasif income sejak dini.
Penulis: Shiren- SMKN6 Bungo