Gubuku – Dunia K-Pop bukan cuma soal menyanyi, dance, comeback, dan konser. Di balik popularitasnya, sejumlah idol K-Pop ternyata juga mulai membangun bisnis sendiri. Ada yang mendirikan agensi, label musik, sampai mengembangkan brand yang sesuai dengan gaya dan identitas mereka.
Menariknya, keputusan menjadi pebisnis ini membuat para idol punya kesempatan lebih besar untuk menentukan arah karier mereka sendiri. Dari BLACKPINK hingga EXO, berikut beberapa idol K-Pop yang sukses menjalankan bisnis sendiri.
1. Jennie BLACKPINK – ODD ATELIER
Nama Jennie BLACKPINK tentu sudah tidak asing bagi para penggemar K-Pop. Selain sukses sebagai idol dan solois, Jennie juga mendirikan perusahaan sendiri bernama ODD ATELIER atau OA pada 2023.
OA menjadi perusahaan yang menaungi aktivitas solo Jennie. Sementara itu, aktivitas Jennie bersama BLACKPINK tetap berjalan sebagai aktivitas grup.
Langkah ini menunjukkan bagaimana Jennie mulai membangun identitas dan arah kariernya sendiri di luar aktivitas grup. Bahkan, pada 2026, laporan keuangan yang diberitakan ANTARA menyebut OA mencatat pembagian pendapatan kepada Jennie dalam jumlah besar dari aktivitas seperti iklan, pertunjukan, musik, dan televisi.
Buat Gen Z, perjalanan Jennie bisa menjadi contoh bahwa personal branding yang kuat dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.
2. Lisa BLACKPINK – LLOUD
Bukan cuma Jennie, Lisa juga mengambil langkah menjadi bos untuk aktivitas solonya.
Pada 2024, Lisa memperkenalkan LLOUD, perusahaan manajemen yang berfokus pada aktivitas dan proyek kreatifnya. Situs resmi LLOUD menjelaskan bahwa perusahaan tersebut ingin mengembangkan pengalaman yang melampaui genre dan menghubungkan berbagai generasi melalui musik dan kreativitas.
Lisa juga terus memperluas aktivitasnya di dunia musik dan fashion. Hal ini membuat LLOUD menjadi bagian penting dari perjalanan solo Lisa sebagai artis global.
Buat penggemar BLACKPINK, dua member ini menunjukkan bahwa idol juga bisa berkembang menjadi entrepreneur dengan membangun perusahaan yang sesuai dengan visi pribadi mereka.
3. Baekhyun EXO – INB100
Baekhyun menjadi salah satu idol K-Pop yang mengambil langkah besar dalam mengelola kariernya sendiri.
Pada awal 2024, Baekhyun mendirikan INB100. Perusahaan tersebut kemudian menaungi aktivitas Baekhyun, Xiumin, dan Chen. Profil resmi INB100 juga mencantumkan ketiganya sebagai artis perusahaan.
Keputusan tersebut membuat Baekhyun tidak hanya dikenal sebagai member EXO dan penyanyi solo, tetapi juga sebagai sosok yang terlibat dalam pengelolaan bisnis dan aktivitas profesionalnya.
Ini menjadi salah satu contoh menarik bahwa karier idol bisa berkembang ke arah yang lebih luas daripada sekadar tampil di atas panggung.
4. ZICO – KOZ Entertainment
Kalau membahas idol yang terjun lebih jauh ke industri bisnis musik, nama ZICO juga wajib masuk daftar.
ZICO, yang dikenal sebagai leader Block B sekaligus solois, mendirikan KOZ Entertainment pada 2019. Menurut informasi HYBE, KOZ didirikan oleh ZICO dan memiliki fokus pada artis serta konten musik. ZICO juga berperan sebagai executive producer.
KOZ kemudian berkembang menjadi label yang menaungi artis seperti ZICO dan BOYNEXTDOOR.
Jadi, ZICO bukan hanya menciptakan musik untuk dirinya sendiri. Ia juga membangun lingkungan kreatif untuk menghasilkan dan mengembangkan karya artis lain.
5. Jay Park – Membangun Bisnis di Industri Musik
Jay Park juga dikenal sebagai salah satu artis Korea yang cukup aktif membangun bisnis di luar aktivitas sebagai penyanyi.
Ia merupakan pendiri AOMG, label independen yang bergerak di industri musik Korea. Forbes mencatat Jay Park sebagai pendiri AOMG dan menyebutnya sebagai artis yang memiliki perjalanan kuat di industri musik Korea.
Perjalanan Jay Park menunjukkan bahwa seorang musisi dapat mengembangkan karier ke arah bisnis sekaligus tetap aktif sebagai entertainer.
Kenapa Banyak Idol K-Pop Mulai Punya Bisnis Sendiri?
Ada beberapa alasan mengapa semakin banyak idol mulai membangun perusahaan atau brand sendiri.
1. Lebih bebas menentukan arah karier
Dengan perusahaan sendiri, idol bisa memiliki ruang lebih besar untuk menentukan proyek, konsep, dan aktivitas yang ingin mereka jalankan.
2. Personal branding semakin kuat
Di era media sosial, nama seorang idol bisa menjadi brand yang sangat besar. Musik, fashion, konten digital, hingga berbagai proyek kreatif dapat menjadi bagian dari identitas mereka.
3. Tidak hanya bergantung pada musik
Industri entertainment terus berkembang. Idol bisa memiliki banyak sumber aktivitas seperti musik, fashion, iklan, produksi konten, hingga bisnis kreatif.
4. Bisa membangun sesuatu untuk jangka panjang
Menjadi idol memiliki fase karier yang terus berubah. Membangun perusahaan atau bisnis dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan karier dalam jangka panjang.
Idol K-Pop Sekarang Bukan Cuma Artis, Tapi Juga Entrepreneur
Fenomena idol yang memiliki bisnis sendiri menunjukkan perubahan besar dalam industri K-Pop. Mereka tidak hanya menjadi wajah dari sebuah perusahaan entertainment, tetapi juga mulai membangun dan mengelola brand mereka sendiri.
Jennie dengan ODD ATELIER, Lisa dengan LLOUD, Baekhyun dengan INB100, serta ZICO dengan KOZ Entertainment adalah beberapa contoh bagaimana popularitas, kreativitas, dan kemampuan membangun personal branding dapat berkembang menjadi sebuah bisnis.
penulis Ulfitri rahmi (SMK STAR UP DARA JINGGA)