Mengenal Istilah “Era” dalam Dunia K-Pop

Mengenal Istilah “Era” dalam Dunia K-Pop

Gubuku – era K-Pop adalah periode promosi ketika seorang idol atau grup membawa konsep, lagu, gaya visual, fashion, dan identitas tertentu dalam sebuah comeback atau rilisan musik.

Setiap era biasanya punya ciri khas yang membuatnya mudah diingat oleh para fans.

Apa Itu “Era” dalam Dunia K-Pop?

Dalam dunia K-Pop, istilah era digunakan fans untuk menyebut suatu periode ketika idol atau grup mempromosikan karya tertentu.

Misalnya, ketika sebuah grup merilis album baru dengan konsep berbeda, mereka akan memasuki era baru. Konsep tersebut bisa terlihat dari musik, outfit, gaya rambut, makeup, video klip, hingga konsep foto.

Jadi, satu comeback biasanya bisa dianggap sebagai satu era.

Namun, tidak ada aturan resmi bahwa setiap comeback harus disebut sebagai satu era. Istilah ini lebih banyak digunakan oleh fandom untuk membicarakan atau mengenang periode tertentu dalam perjalanan idol mereka.

Contohnya, seorang idol bisa memiliki:

  • Era debut
  • Era comeback pertama
  • Era album tertentu
  • Era dengan konsep tertentu
  • Era solo
  • Era yang dianggap ikonik oleh fans

Makanya, ketika fans berkata “Aku kangen era itu,” biasanya mereka sedang merindukan suasana, konsep, musik, atau momen tertentu dari periode tersebut.

Kenapa Istilah “Era” Populer di Kalangan Fans K-Pop?

K-Pop bukan hanya soal lagu. Visual dan konsep juga menjadi bagian besar dari pengalaman menikmati sebuah comeback.

Satu era bisa memberikan identitas yang sangat berbeda dibanding era sebelumnya.

Misalnya, sebuah grup yang sebelumnya tampil dengan konsep ceria tiba-tiba melakukan comeback dengan konsep lebih misterius. Perubahan tersebut bisa membuat fans merasa seperti sedang melihat sisi baru dari idol mereka.

Inilah yang membuat setiap era terasa spesial.

Selain itu, era juga membantu fans membicarakan perjalanan karier idol dengan lebih mudah.

Daripada mengatakan:

“Aku suka penampilan mereka saat album yang dirilis beberapa tahun lalu, waktu rambut member A seperti itu dan konsep videonya seperti itu…”

Fans cukup mengatakan:

“Aku suka banget era itu.”

Lebih singkat, kan?

Ciri-Ciri Sebuah Era K-Pop

Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa sebuah grup sedang memasuki era baru?

Ada beberapa hal yang biasanya berubah.

1. Konsep Musik Berubah

Salah satu tanda paling jelas adalah musik.

Setiap comeback bisa membawa genre atau nuansa yang berbeda. Ada yang terdengar lebih energik, dreamy, emosional, dark, playful, hingga eksperimental.

Perubahan musik ini sering menjadi bagian penting dari identitas sebuah era.

2. Gaya Fashion Berbeda

Fashion juga punya peran besar dalam membentuk sebuah era.

Outfit yang digunakan idol saat teaser, music show, video klip, hingga acara promosi biasanya disesuaikan dengan konsep comeback.

Tidak jarang, gaya fashion dari suatu era justru menjadi tren di kalangan fans.

3. Gaya Rambut dan Makeup

Pernah melihat idol mengganti warna rambut menjelang comeback lalu timeline langsung ramai?

Nah, perubahan seperti ini juga menjadi bagian dari sebuah era.

Warna rambut, potongan rambut, makeup, dan styling bisa membuat penampilan idol terlihat sangat berbeda dibanding sebelumnya.

Makanya, fans sering mengingat sebuah era hanya dari gaya rambut seorang member.

4. Konsep Foto dan Teaser

Sebelum lagu dirilis, agensi biasanya mengeluarkan berbagai teaser.

Mulai dari concept photo, video teaser, poster, hingga trailer.

Semua materi tersebut dibuat dengan visual yang sesuai dengan konsep comeback.

Dari sinilah fans biasanya mulai menebak-nebak seperti apa era baru yang akan mereka dapatkan.

5. Music Video

Music video atau MV juga menjadi bagian penting dalam membangun sebuah era.

Set, warna visual, fashion, storyline, hingga koreografi dapat membantu memperkuat identitas sebuah comeback.

Tidak heran kalau ada MV yang langsung dianggap sebagai salah satu visual paling ikonik dalam perjalanan sebuah grup.

Baca Juga :  Kenapa Sinkronisasi Dance Jadi Nilai Plus Grup K-Pop?

Apa Bedanya “Era” dengan “Comeback”?

Istilah era dan comeback memang sering digunakan bersamaan, tetapi keduanya tidak sepenuhnya sama.

Comeback mengacu pada aktivitas atau momen ketika idol atau grup kembali merilis karya musik setelah rilisan sebelumnya.

Sementara itu, era lebih mengarah pada keseluruhan periode dan identitas yang muncul dari rilisan tersebut.

Gampangnya:

Comeback = momen kembali dengan karya baru.

Era = periode dan konsep yang mengelilingi karya tersebut.

Jadi, sebuah comeback dapat menjadi bagian dari sebuah era.

Apa Itu “Era Terbaik” Menurut Fans?

Kamu mungkin juga sering melihat komentar seperti:

“This is their best era!”

atau

“Menurutku era ini paling cocok buat mereka.”

Sebenarnya, istilah era terbaik sangat subjektif.

Ada fans yang menganggap sebuah era terbaik karena lagunya sangat enak didengar. Ada juga yang menyukai era tertentu karena styling, koreografi, konsep, atau momen para member.

Bahkan, sebuah era bisa dianggap terbaik karena memiliki kenangan tertentu bagi fans.

Misalnya, seseorang mungkin mulai menjadi K-Pop fan ketika sebuah grup melakukan comeback tertentu. Karena itu, era tersebut punya nilai sentimental tersendiri.

Jadi, tidak ada jawaban mutlak tentang era mana yang paling bagus.

Kenapa Satu Idol Bisa Punya Banyak “Era”?

Idol K-Pop biasanya memiliki perjalanan karier yang panjang dan terus berkembang.

Seiring waktu, mereka bisa mencoba berbagai konsep dan gaya.

Dari yang awalnya memiliki image youthful, mereka mungkin berkembang menjadi lebih mature. Dari musik yang ringan, mereka juga bisa mencoba genre yang lebih kompleks.

Perubahan tersebut membuat perjalanan mereka terasa seperti memiliki banyak chapter.

Itulah mengapa fans sering menggunakan istilah “era” untuk menandai berbagai fase tersebut.

“Era” Bukan Cuma Tentang Konsep

Hal menariknya, fans terkadang menggunakan istilah era bukan hanya untuk comeback resmi.

Ada juga istilah seperti:

  • Era rambut tertentu → ketika gaya rambut idol menjadi sangat ikonik.
  • Era fashion tertentu → ketika outfit idol dianggap memorable.
  • Era variety show → ketika idol sering muncul di berbagai acara.
  • Era solo → ketika member mulai aktif dengan aktivitas solo.
  • Era viral → ketika idol atau lagu mereka menjadi sangat populer di media sosial.

Jadi, arti “era” bisa menjadi cukup luas tergantung konteks pembicaraan fandom.

Kenapa Fans Suka Membandingkan Era?

Membandingkan era sebenarnya merupakan salah satu cara fans melihat perkembangan idol.

Mereka bisa membahas bagaimana vokal, dance, fashion, konsep, hingga image sebuah grup berubah dari waktu ke waktu.

Misalnya:

“Era dulu lebih playful, sekarang lebih mature.”

Komentar seperti ini bukan berarti salah satu era pasti lebih bagus. Biasanya fans hanya sedang membicarakan perubahan karakter sebuah grup.

Justru, perubahan tersebut menunjukkan bahwa idol terus berkembang dan mencoba sesuatu yang baru.

Istilah K-Pop Lain yang Sering Muncul Bersama “Era”

Kalau kamu baru mengenal dunia K-Pop, ada beberapa istilah lain yang sering muncul ketika fans membicarakan sebuah era.

Comeback

Periode ketika idol atau grup merilis karya musik baru dan melakukan promosi.

Concept

Tema atau identitas visual dan musikal yang digunakan dalam sebuah rilisan.

Teaser

Materi promosi yang dirilis sebelum lagu atau album resmi diluncurkan.

Concept Photo

Foto promosi dengan styling dan visual yang menggambarkan konsep comeback.

Title Track

Lagu utama yang biasanya menjadi fokus promosi sebuah album.

B-Side

Lagu lain dalam album yang bukan merupakan title track.

Promotion

Periode ketika idol melakukan berbagai aktivitas untuk memperkenalkan rilisan terbaru, seperti tampil di music show atau acara lainnya.

Dengan memahami istilah-istilah ini, kamu akan lebih mudah mengikuti obrolan di fandom.

 

penulis : ulfitri rahmi (SMK SUDJ)