Gubuku- Cara Jualan di Pinterest: Panduan Simpel untuk Pemula
Pinterest bukan cuma tempat cari inspirasi foto, resep, fashion, atau desain. Platform ini juga bisa dimanfaatkan untuk jualan dan promosi produk secara online.
Menariknya, Pinterest punya sistem pencarian visual yang memungkinkan konten produk ditemukan pengguna bahkan setelah beberapa waktu diposting. Jadi, kalau kamu punya bisnis atau UMKM, Pinterest bisa menjadi salah satu channel tambahan untuk mendapatkan calon pelanggan.
Apa Itu Pinterest?
Pinterest adalah platform berbasis visual yang memungkinkan pengguna mencari, menyimpan, dan membagikan berbagai ide melalui gambar atau video yang disebut Pin.
Buat pebisnis, Pinterest bisa digunakan untuk menampilkan produk, membangun brand, mengarahkan pengunjung ke website atau toko online, dan mendapatkan calon pembeli.
Sederhananya, Pinterest bisa dianggap seperti mesin pencari berbasis gambar. Karena itu, kualitas visual dan penggunaan keyword sangat penting.
Apakah Pinterest Bisa untuk Jualan?
Jawabannya: bisa banget.
Pinterest cocok untuk bisnis yang produknya mudah ditampilkan secara visual, seperti:
- Fashion
- Makanan dan minuman
- Dekorasi rumah
- Produk kecantikan
- Kerajinan tangan
- Produk digital
- Aksesori
- Jasa desain
- Produk UMKM
Kamu tidak harus langsung punya banyak followers. Yang lebih penting adalah membuat konten yang menarik, relevan, dan mudah ditemukan melalui pencarian Pinterest.
Cara Jualan di Pinterest untuk Pemula
1. Buat Akun Pinterest Bisnis
Langkah pertama adalah membuat atau menggunakan akun Pinterest Business.
Akun bisnis memberikan fitur yang lebih cocok untuk kebutuhan pemasaran dan membantu kamu melihat performa konten.
Gunakan nama bisnis yang jelas agar orang mudah mengenali brand kamu.
2. Buat Profil yang Profesional
Profil Pinterest jangan dibiarkan kosong.
Gunakan:
- Nama brand atau bisnis
- Foto profil atau logo
- Deskripsi singkat bisnis
- Link menuju website atau toko online jika tersedia
Masukkan keyword yang berhubungan dengan produkmu di bagian deskripsi secara natural.
Misalnya, jika kamu menjual dessert:
“Toko dessert homemade dengan berbagai pilihan brownies, cookies, dan hampers untuk hadiah.”
Deskripsi seperti ini membantu pengguna memahami bisnis kamu dalam beberapa detik.
3. Buat Board Sesuai Produk
Board digunakan untuk mengelompokkan Pin berdasarkan tema.
Misalnya kamu menjual produk fashion, kamu bisa membuat:
- Inspirasi Outfit Wanita
- Outfit Casual
- Fashion Hijab
- Outfit Kerja
- Koleksi Produk
- Tips Fashion
Jangan membuat semua produk berada dalam satu Board. Kelompokkan berdasarkan kategori supaya akun lebih rapi dan mudah dijelajahi.
4. Buat Pin yang Menarik
Ini bagian yang paling penting.
Pinterest adalah platform visual, jadi tampilan Pin harus menarik perhatian.
Gunakan gambar dengan kualitas baik dan tambahkan teks singkat jika diperlukan.
Contohnya:
“5 Ide Outfit Casual untuk Nongkrong”
Kemudian arahkan Pin tersebut ke produk yang kamu jual.
Konten seperti ini terasa lebih natural daripada hanya membuat gambar bertuliskan “BELI SEKARANG!”
5. Gunakan Keyword yang Tepat
Kalau ingin jualan di Pinterest, jangan hanya mengandalkan gambar.
Gunakan keyword yang sering dicari dan sesuai dengan produk.
Misalnya kamu menjual tas wanita, keyword yang bisa digunakan antara lain:
- tas wanita
- tas wanita kekinian
- rekomendasi tas wanita
- tas untuk kuliah
- tas casual wanita
Masukkan keyword secara natural pada judul Pin, deskripsi, Board, dan profil.
6. Buat Konten yang Memberikan Manfaat
Jangan membuat semua konten hanya untuk jualan.
Coba buat konten yang membantu calon pelanggan.
Contohnya:
Produk: Hijab
Konten yang bisa dibuat:
- Tutorial styling hijab
- Inspirasi warna hijab
- Tips memilih hijab
- Ide outfit hijab
- Tren hijab
- Rekomendasi hijab untuk acara tertentu
Dengan begitu, orang punya alasan untuk melihat kontenmu meskipun mereka belum siap membeli.
7. Arahkan Pengunjung ke Tempat Pembelian
Setelah orang tertarik dengan Pin, buat mereka mudah melakukan pembelian.
Kamu bisa mengarahkan mereka ke:
- Website
- Marketplace
- Landing page
- Katalog produk
- Halaman pemesanan
Pastikan link yang digunakan aktif dan menuju halaman yang sesuai dengan produk di Pin.
Jangan sampai orang tertarik membeli, tetapi malah bingung harus pesan di mana.
Tips Jualan di Pinterest agar Lebih Efektif
Konsisten Upload
Tidak perlu langsung membuat puluhan Pin setiap hari.
Lebih baik buat konten secara konsisten dan tetap menjaga kualitas.
Gunakan Visual yang Menonjol
Gunakan foto produk yang jelas, layout yang rapi, dan teks yang mudah dibaca.
Jangan Hard Selling Terus
Campurkan konten promosi dengan konten edukasi dan inspirasi.
Contohnya, daripada hanya menulis:
“Beli tas kami sekarang!”
Coba buat:
“7 Inspirasi Tas untuk Kuliah yang Muat Banyak Barang.”
Produk kamu bisa dimasukkan secara natural ke dalam konten tersebut.
Perhatikan Keyword
Pinterest bekerja seperti mesin pencari. Karena itu, keyword punya peran besar dalam membantu konten ditemukan.
Gunakan keyword yang benar-benar berkaitan dengan produk dan kebutuhan target audiens.
Evaluasi Konten
Perhatikan Pin mana yang mendapatkan banyak tayangan, klik, atau interaksi.
Konten yang performanya bagus bisa dijadikan inspirasi untuk membuat konten berikutnya.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula saat jualan di Pinterest.
Pertama, hanya mengunggah foto produk tanpa memberikan konteks.
Kedua, menggunakan gambar yang kurang menarik.
Ketiga, tidak menggunakan keyword.
Keempat, terlalu sering melakukan hard selling.
Kelima, tidak memberikan link pembelian yang jelas.
Keenam, berhenti membuat konten hanya karena hasil belum terlihat dalam waktu singkat.
Pinterest membutuhkan konsistensi. Jadi, jangan berharap satu Pin langsung menghasilkan banyak penjualan.
penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo




Leave a Reply