Cara Membuat Infografis untuk Pinterest

Cara Membuat Infografis untuk Pinterest

Cara Membuat Infografis untuk Pinterest

Gubuku- Cara Membuat Infografis untuk Pinterest

Pinterest bukan cuma tempat cari inspirasi. Platform ini juga bisa jadi media yang powerful untuk membagikan konten, membangun brand, dan mendatangkan traffic ke website atau toko online.

Salah satu jenis konten yang cukup menarik perhatian di Pinterest adalah infografis. Visual yang informatif, rapi, dan mudah dipahami bisa membuat orang tertarik untuk menyimpan atau mengklik konten kamu.

Nah, buat kamu yang masih bingung cara membuat infografis untuk Pinterest, artikel ini akan membahasnya dengan bahasa simpel dan mudah dipraktikkan.

Apa Itu Infografis Pinterest?

Infografis Pinterest adalah konten visual yang menyajikan informasi dalam bentuk gambar, teks singkat, angka, ikon, atau ilustrasi.

Tujuannya sederhana: membuat informasi yang panjang menjadi lebih singkat, menarik, dan gampang dipahami.

Contohnya:

  • Tips bisnis untuk pemula
  • Cara mengatur keuangan
  • Tutorial menggunakan aplikasi
  • Daftar ide bisnis
  • Tips marketing
  • Statistik menarik
  • Panduan langkah demi langkah

Karena Pinterest sangat mengandalkan visual, infografis bisa menjadi format konten yang menarik untuk mendapatkan perhatian pengguna.

Kenapa Harus Membuat Infografis untuk Pinterest?

Infografis punya beberapa kelebihan dibandingkan konten yang hanya berisi teks.

Pertama, informasi bisa disampaikan dengan lebih cepat. Orang biasanya lebih tertarik melihat visual yang rapi daripada membaca paragraf panjang.

Kedua, desain yang menarik bisa membuat konten lebih mudah diingat.

Ketiga, infografis dapat membantu meningkatkan peluang konten untuk disimpan atau dibagikan oleh pengguna Pinterest.

Buat pelaku UMKM, infografis juga bisa menjadi cara untuk membangun branding tanpa harus selalu melakukan promosi produk secara langsung.

Cara Membuat Infografis untuk Pinterest

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Tentukan Topik yang Spesifik

Jangan membuat infografis dengan topik yang terlalu luas.

Misalnya, daripada menggunakan topik “Tips Bisnis”, coba buat lebih spesifik seperti:

“7 Tips Mengatur Keuangan UMKM untuk Pemula”

Topik yang spesifik membuat isi infografis lebih fokus dan mudah dibuat.

2. Kenali Target Audiens

Sebelum mulai desain, pikirkan siapa yang akan melihat konten tersebut.

Kalau targetnya Gen Z, gunakan bahasa yang santai, singkat, dan tidak terlalu formal.

Contohnya:

“Bisnis masih berantakan? Coba 5 tips ini!”

Bahasa seperti ini terasa lebih dekat dan tidak kaku.

3. Buat Judul yang Menarik

Judul adalah salah satu bagian paling penting dalam infografis.

Gunakan judul yang langsung menjelaskan manfaat konten.

Contohnya:

  • 7 Cara Jualan Online Biar Makin Laris
  • 5 Kesalahan UMKM yang Harus Dihindari
  • Cara Mengatur Keuangan Bisnis untuk Pemula
  • 10 Ide Konten Instagram untuk Bisnis
  • Tips Membuat Produk Terlihat Profesional

Hindari judul yang terlalu panjang karena akan sulit dibaca, terutama pada layar smartphone.

4. Kumpulkan Informasi yang Relevan

Setelah menentukan topik, kumpulkan informasi yang ingin dimasukkan.

Tidak perlu memasukkan terlalu banyak data.

Pilih informasi yang benar-benar penting dan berhubungan dengan topik.

Ingat, infografis bukan artikel panjang yang dipindahkan ke gambar. Gunakan kalimat pendek dan langsung ke poin utama.

5. Buat Struktur Informasi

Susun informasi dari awal sampai akhir agar pembaca tidak bingung.

Contoh struktur sederhana:

Judul → Masalah → Tips → Contoh → Kesimpulan → Call to Action

Dengan struktur seperti ini, infografis terasa seperti memiliki alur cerita.

6. Gunakan Desain yang Simpel

Desain yang terlalu ramai justru bisa membuat orang malas membaca.

Gunakan:

  • 2–3 jenis warna
  • Font yang mudah dibaca
  • Ikon sederhana
  • Ruang kosong yang cukup
  • Ukuran teks yang jelas
  • Elemen visual yang relevan
Baca Juga :  Pinterest untuk Bisnis Interior

Tidak perlu menjadi desainer profesional untuk membuat infografis yang bagus. Yang penting adalah rapi, jelas, dan nyaman dilihat.

7. Gunakan Ukuran Vertikal

Pinterest lebih cocok dengan konten visual vertikal karena tampilannya dirancang untuk scrolling.

Gunakan format vertikal dengan rasio yang sesuai untuk Pinterest agar konten terlihat lebih optimal di feed.

Pastikan teks dan elemen penting tidak terlalu mepet dengan bagian tepi gambar.

8. Masukkan Keyword

Jangan hanya fokus pada desain.

Pinterest juga berfungsi seperti mesin pencari visual. Karena itu, gunakan keyword Pinterest yang relevan.

Misalnya kamu membuat infografis tentang bisnis UMKM, keyword yang bisa digunakan antara lain:

  • tips bisnis UMKM
  • ide bisnis
  • bisnis online
  • strategi marketing
  • cara jualan online
  • tips jualan
  • bisnis untuk pemula

Gunakan keyword secara natural pada judul, deskripsi, dan nama konten.

9. Tambahkan Branding

Kalau infografis digunakan untuk bisnis, tambahkan elemen branding seperti:

  • Logo
  • Nama brand
  • Website
  • Username media sosial

Namun jangan terlalu besar.

Tujuannya supaya orang tetap fokus pada informasi utama.

10. Tambahkan Call to Action

Jangan biarkan pembaca selesai melihat infografis tanpa tahu harus melakukan apa.

Tambahkan CTA sederhana seperti:

“Simpan Pin ini untuk dibaca nanti!”

atau

“Klik untuk melihat panduan lengkap.”

CTA bisa membantu mengarahkan pengguna ke tindakan berikutnya.

Contoh Ide Infografis Pinterest

Kalau masih bingung mau membuat konten apa, coba beberapa ide berikut:

  1. 10 Ide Bisnis Modal Kecil
  2. 7 Tips Mendapatkan Pelanggan Pertama
  3. 5 Kesalahan Seller Pemula
  4. Cara Menghitung Harga Jual Produk
  5. 7 Strategi Promosi Gratis
  6. Checklist Sebelum Launching Produk
  7. 10 Ide Konten untuk UMKM
  8. Cara Membuat Caption yang Menjual
  9. Tips Membuat Foto Produk Menarik
  10. Cara Meningkatkan Penjualan Online

Topik seperti ini bisa dikembangkan menjadi seri infografis sehingga akun Pinterest kamu memiliki konten yang konsisten.

Tools untuk Membuat Infografis

Tidak harus menggunakan software desain yang rumit.

Beberapa tools yang bisa digunakan adalah aplikasi desain online seperti Canva atau software desain lainnya.

Untuk pemula, pilih tool yang menyediakan template agar proses desain lebih cepat.

Yang terpenting bukan aplikasi yang digunakan, tetapi bagaimana kamu menyusun informasi + desain + keyword dengan baik.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat membuat infografis Pinterest.

Teks Terlalu Banyak

Jangan memasukkan satu artikel penuh ke dalam satu gambar.

Gunakan poin-poin pendek agar mudah dibaca.

Desain Terlalu Ramai

Terlalu banyak warna, font, dan gambar bisa membuat infografis terlihat berantakan.

Keep it simple.

Tidak Menggunakan Keyword

Infografis yang bagus tetapi tidak dioptimasi bisa lebih sulit ditemukan.

Pastikan keyword yang relevan digunakan secara natural.

Tidak Ada Branding

Kalau konten dibuat untuk bisnis, jangan lupa tambahkan identitas brand agar orang bisa mengenal sumber konten tersebut.

Tidak Ada CTA

Arahkan pembaca untuk melakukan sesuatu, misalnya menyimpan Pin, mengunjungi website, atau melihat produk.

Tips Membuat Infografis Pinterest yang Menarik

Supaya hasilnya semakin maksimal, coba gunakan formula sederhana:

1 topik + 1 headline kuat + informasi singkat + visual menarik + CTA.

Jangan terlalu mengejar desain yang sempurna. Lebih baik membuat konten yang sederhana tetapi konsisten daripada menghabiskan waktu terlalu lama untuk satu desain.

Kamu juga bisa melihat konten yang sedang populer di Pinterest untuk mencari inspirasi. Namun, jangan sekadar meniru. Buat versi yang lebih relevan dengan niche dan target audiens kamu.

Penulis: Fasya – SMKN 9 Bungo