Gubuku –
1. Kenali Bentuk Wajahmu Terlebih Dahulu
Sebelum mencari referensi, coba kenali bentuk wajahmu. Secara umum, bentuk wajah sering dikelompokkan menjadi:
- Oval: bagian wajah terlihat seimbang dengan dagu yang cenderung lebih lembut.
- Round: wajah terlihat lebih lebar dengan garis rahang yang tidak terlalu tegas.
- Square: bagian dahi dan rahang terlihat lebih tegas.
- Heart: bagian dahi cenderung lebih lebar dengan dagu yang lebih kecil.
- Long/oblong: wajah terlihat lebih panjang dibandingkan lebarnya.
Ingat, bentuk wajah setiap orang bisa berbeda dan tidak selalu masuk ke satu kategori secara sempurna. Jadi, gunakan kategori tersebut sebagai panduan mencari inspirasi, bukan sebagai aturan yang wajib diikuti.
2. Gunakan Kata Kunci yang Spesifik di Pinterest
Kesalahan yang sering dilakukan saat mencari makeup di Pinterest adalah menggunakan kata kunci terlalu umum seperti “makeup”.
Hasilnya bisa sangat banyak dan belum tentu sesuai dengan yang kamu cari.
Coba gunakan kombinasi kata kunci seperti:
“makeup for oval face”
atau:
“makeup for round face”
“makeup for square face”
“makeup for heart shaped face”
“makeup for long face”
Kata kunci dalam bahasa Inggris biasanya membantu kamu menemukan lebih banyak referensi karena banyak konten kecantikan di Pinterest menggunakan istilah tersebut.
3. Gabungkan Bentuk Wajah dengan Gaya Makeup
Setelah mengetahui bentuk wajah, tambahkan gaya makeup yang kamu suka.
Misalnya kamu memiliki wajah oval dan menyukai makeup natural. Kamu bisa mencari:
“natural makeup for oval face”
Kalau suka tampilan Korean makeup:
“Korean makeup for oval face”
Kalau lebih suka tampilan glam:
“soft glam makeup for oval face”
Cara ini membuat hasil pencarian lebih spesifik dan membantu kamu menemukan referensi yang lebih relevan.
4. Jangan Lupa Cari Referensi Berdasarkan Bentuk Mata
Bentuk wajah bukan satu-satunya hal yang bisa dijadikan pertimbangan. Bentuk mata juga bisa membantu menentukan inspirasi eye makeup.
Kamu bisa mencoba kata kunci:
- “makeup for hooded eyes”
- “makeup for almond eyes”
- “eyeliner for round eyes”
- “eyeshadow for monolids”
- “natural eye makeup”
Dari hasil tersebut, kamu bisa melihat berbagai teknik eyeliner, eyeshadow, dan penggunaan maskara yang bisa dijadikan inspirasi.
5. Cari Referensi Contouring yang Sesuai
Contouring sering digunakan untuk memberikan dimensi pada wajah. Namun, teknik yang terlihat bagus pada satu orang belum tentu cocok jika diterapkan dengan cara yang sama pada orang lain.
Untuk mencari inspirasi, kamu bisa menggunakan kata kunci seperti:
“contour for round face”
“contour for square face”
atau:
“soft contour makeup tutorial”
Fokuslah pada teknik dan penempatan produk, bukan berusaha membuat bentuk wajahmu terlihat seperti orang lain.
6. Gunakan Pinterest sebagai Referensi, Bukan Aturan
Ini bagian yang penting banget.
Tren makeup bisa berubah dengan cepat. Teknik yang viral hari ini belum tentu menjadi tren beberapa bulan lagi. Selain itu, setiap orang memiliki fitur wajah, warna kulit, dan preferensi yang berbeda.
Jadi, nggak perlu merasa harus mengikuti satu teknik makeup hanya karena terlihat bagus di Pinterest.
Ambil bagian yang kamu suka dan sesuaikan dengan wajah serta kenyamananmu.
7. Buat Board Khusus Makeup
Supaya referensi yang kamu temukan nggak berantakan, buat board khusus di Pinterest.
Misalnya:
“Makeup Inspiration”
Kemudian kamu bisa membuat kategori seperti:
- Natural Makeup
- Korean Makeup
- Eye Makeup
- Lip Makeup
- Everyday Makeup
- Party Makeup
- Makeup for My Face Shape
Dengan begitu, kamu bisa kembali melihat referensi yang sudah disimpan ketika membutuhkan inspirasi.
8. Perhatikan Detail, Bukan Cuma Hasil Akhir
Saat menemukan foto makeup yang menarik, jangan hanya melihat keseluruhan look.
Perhatikan juga:
- Bentuk alis
- Posisi blush
- Teknik contour
- Bentuk eyeliner
- Warna eyeshadow
- Warna lip product
- Finishing makeup
- Penempatan highlighter
penulis: nur aliza smk ss 2



Leave a Reply