Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Pinterest?

Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Pinterest?

Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Pinterest?

Gubuku- Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Pinterest?

Di era digital seperti sekarang, bisnis nggak cukup hanya mengandalkan Instagram, TikTok, atau marketplace. Ada satu platform yang sering dianggap sepele, padahal punya potensi besar untuk mendatangkan pengunjung dan pelanggan, yaitu Pinterest.

Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi foto, outfit, resep, atau dekorasi. Buat bisnis, Pinterest bisa menjadi salah satu cara untuk mengenalkan brand, meningkatkan traffic website, dan menemukan calon pelanggan baru.

Lalu, kenapa bisnis harus menggunakan Pinterest? Yuk, bahas dengan bahasa simpel!

Apa Itu Pinterest?

Pinterest adalah platform visual yang memungkinkan pengguna menemukan, menyimpan, dan membagikan berbagai ide dalam bentuk gambar atau video.

Konten di Pinterest disebut Pin. Pengguna bisa menyimpan Pin ke dalam Board sesuai kategori yang mereka inginkan.

Contohnya, bisnis fashion bisa membuat Board seperti:

  • Inspirasi outfit
  • Fashion wanita
  • Outfit kerja
  • Fashion Gen Z
  • Tips mix and match

Karena sifatnya visual, Pinterest sangat cocok untuk bisnis yang punya produk atau layanan yang mudah ditampilkan melalui gambar dan video.

Kenapa Bisnis Harus Menggunakan Pinterest?

1. Bisa Meningkatkan Brand Awareness

Salah satu alasan bisnis perlu menggunakan Pinterest adalah untuk membuat brand semakin dikenal.

Ketika orang mencari ide atau inspirasi yang berhubungan dengan produk kamu, konten bisnis bisa muncul di hasil pencarian Pinterest.

Semakin sering konten muncul, semakin besar peluang orang mengenal brand kamu.

Jadi, jangan cuma fokus jualan. Buat juga konten yang memberikan inspirasi dan solusi.

2. Pinterest Bisa Mendatangkan Traffic

Pinterest bisa menjadi sumber traffic tambahan untuk bisnis.

Kamu bisa membuat Pin yang mengarahkan pengguna ke website, toko online, blog, atau halaman produk.

Misalnya kamu menjual skincare. Daripada hanya membuat Pin bertuliskan “Beli skincare kami”, coba buat konten seperti:

“5 Tips Memilih Skincare untuk Kulit Pemula”

Kemudian arahkan pengguna ke artikel atau halaman produk yang relevan.

Cara seperti ini terasa lebih natural dan tidak terlalu hard selling.

3. Konten Pinterest Bisa Bertahan Lebih Lama

Salah satu hal menarik dari Pinterest adalah kontennya tidak harus langsung ramai dalam beberapa jam seperti konten media sosial pada umumnya.

Pin yang dibuat hari ini masih bisa ditemukan pengguna melalui pencarian di kemudian hari.

Artinya, satu konten yang dibuat dengan baik berpotensi memberikan traffic dalam waktu yang lebih panjang.

Ini cocok banget untuk bisnis yang ingin membangun strategi content marketing jangka panjang.

4. Cocok untuk Bisnis yang Mengandalkan Visual

Kalau produk kamu punya tampilan menarik, Pinterest bisa jadi tempat promosi yang cocok.

Beberapa jenis bisnis yang bisa memanfaatkan Pinterest antara lain:

  • Fashion
  • Kuliner
  • Skincare
  • Interior
  • Dekorasi
  • Kerajinan tangan
  • Wedding
  • Travel
  • Fotografi
  • Desain grafis
  • Produk digital
  • UMKM

Semakin menarik visual yang dibuat, semakin besar peluang orang berhenti scrolling dan melihat konten kamu.

5. Bisa Menjangkau Calon Pelanggan Baru

Pinterest digunakan orang untuk mencari ide dan inspirasi.

Ini menjadi peluang bagi bisnis untuk menjangkau orang yang mungkin belum mengenal brand kamu.

Misalnya seseorang mencari “ide hampers ulang tahun”. Kalau kamu menjual hampers dan memiliki Pin yang relevan, produk kamu berpeluang ditemukan oleh orang tersebut.

Baca Juga :  Pinterest vs TikTok untuk Bisnis

Jadi, Pinterest bukan sekadar tempat upload gambar. Kamu bisa memanfaatkannya sebagai mesin pencari visual untuk bisnis.

6. Bisa Membantu Strategi SEO

Pinterest juga bisa menjadi bagian dari strategi SEO.

Kamu bisa menggunakan keyword yang sesuai dengan produk atau niche bisnis pada:

  • Judul Pin
  • Deskripsi Pin
  • Nama Board
  • Deskripsi Board
  • Konten yang kamu bagikan

Contohnya, jika bisnis kamu menjual produk makanan, gunakan keyword yang memang sering dicari target audience, seperti ide jualan makanan, resep makanan kekinian, atau ide bisnis makanan sesuai dengan isi konten.

Kuncinya adalah jangan memasukkan keyword secara berlebihan. Pastikan tetap natural dan sesuai dengan konten.

7. Bisa Menjadi Media Promosi yang Lebih Natural

Orang biasanya membuka Pinterest untuk mencari inspirasi dan ide.

Karena itu, pendekatan konten sebaiknya tidak selalu berupa promosi langsung.

Contohnya:

“Beli produk kami sekarang!”

Lebih menarik:

“7 Ide Outfit Simpel untuk Nongkrong Bareng Teman”

Di dalam konten tersebut, kamu bisa menampilkan produk yang memang relevan.

Dengan cara ini, promosi terasa lebih natural dan tidak terlalu memaksa.

Bagaimana Cara Memulai Pinterest untuk Bisnis?

Tenang, memulainya nggak ribet. Kamu bisa mengikuti beberapa langkah sederhana berikut.

1. Buat Akun Bisnis

Gunakan akun bisnis agar kamu bisa mendapatkan fitur yang lebih sesuai untuk kebutuhan bisnis dan melihat performa konten.

Pastikan nama akun menggunakan nama brand agar mudah dikenali.

2. Lengkapi Profil

Jangan biarkan profil kosong.

Tambahkan:

  • Nama bisnis
  • Foto profil atau logo
  • Deskripsi singkat
  • Website atau toko online
  • Keyword yang berhubungan dengan bisnis

Profil yang lengkap terlihat lebih profesional dan membantu orang memahami bisnis kamu.

3. Buat Board yang Relevan

Buat beberapa Board sesuai niche bisnis.

Misalnya kamu memiliki bisnis fashion:

  • Outfit Gen Z
  • Outfit Casual
  • Outfit Kuliah
  • Outfit Nongkrong
  • Inspirasi Fashion

Board yang rapi membuat konten lebih mudah dikelompokkan.

4. Buat Pin yang Menarik

Visual menjadi salah satu bagian penting di Pinterest.

Gunakan gambar yang jelas, desain yang rapi, dan teks yang mudah dibaca.

Jangan lupa tambahkan judul yang menarik supaya orang penasaran untuk melihat kontennya.

5. Gunakan Keyword

Cari tahu apa yang sering dicari oleh target audience kamu.

Kemudian gunakan keyword tersebut secara natural pada judul dan deskripsi Pin.

Contohnya, daripada menggunakan judul:

“Produk Baru Kami”

Kamu bisa membuat judul yang lebih spesifik:

“Ide Outfit Casual Wanita untuk Nongkrong”

Judul kedua jauh lebih jelas dan memiliki konteks pencarian.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Meskipun Pinterest bisa membantu bisnis, jangan asal upload.

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari adalah:

  • Menggunakan gambar berkualitas rendah
  • Hanya melakukan hard selling
  • Tidak menggunakan keyword
  • Profil bisnis tidak lengkap
  • Tidak konsisten membuat konten
  • Judul Pin terlalu umum
  • Tidak mengarahkan traffic ke halaman yang relevan

Ingat, Pinterest bukan cuma soal banyak upload. Kualitas, relevansi, dan konsistensi tetap penting.

penulis : Fasya – SMKN 9 Bungo