Gubuku – Pernah enggak sih kamu merasa harus banget beli sepatu brand lokal yang lagi viral, copping outfit terbaru, atau sekadar nongkrong di cafe aesthetic cuma demi postingan Instagram Story? Pas bayar pakai QRIS, rasanya biasa saja. Tapi pas malam harinya cek sisa saldo rekening atau e-wallet… mendadak lemas.
Kalau kamu pernah atau bahkan sering mengalami hal ini, tenang, kamu enggak sendirian. Banyak anak muda dan Gen Z terjebak dalam lingkaran bernama FOMO (Fear of Missing Out) dan rasa ingin diakui alias butuh validasi sosial.
Tanpa disadari, dorongan untuk “terlihat keren” di mata orang lain sering bikin finansial kita berantakan. Yuk, bahas kenapa hal ini bisa terjadi dan gimana caranya keluar dari jebakan ini!
Kenapa Kita Sering Rela Broke Demi Validasi?
Secara psikologis, wajar banget kalau manusia ingin diterima dan diakui oleh lingkungannya. Namun, di era media sosial seperti sekarang, standar “diakui” itu makin bergeser ke hal-hal yang sifatnya materi.
-
Fenomena Social Proof: Kita merasa baru dianggap “gaul” atau “berada” kalau sudah memiliki apa yang orang lain punya.
-
Gengsi dan Pamer (Flexing): Unggahan orang lain di media sosial sering bikin kita merasa ketinggalan zaman (out of date) kalau tidak ikut-ikutan.
-
Kemudahan Akses Keuangan: Fitur PayLater, kartu kredit, hingga pinjaman online bikin kita makin gampang beli barang impian sekarang, tanpa memikirkan cara bayarnya besok.
Padahal, menyiksa keuangan pribadi demi pujian yang cuma bertahan beberapa detik di media sosial itu sama sekali tidak sepadan.
Dampak Buruk Terjebak Fomo dan Impulsive Buying
-
Tabungan Nol Besar: Gaji atau uang saku selalu menumpang lewat tanpa ada yang tersisa untuk investasi atau masa depan.
-
Stress dan Cemas Berlebihan: Saat ada kebutuhan mendesak (emergency), kamu bingung harus cari uang ke mana karena tabungan kosong.
-
Terjebak Utang Konsumtif: Demi menuruti gaya hidup di luar kemampuan, tidak sedikit anak muda yang akhirnya terlilit utang PayLater atau pinjol.
Tips Cerdas Menghentikan Kebiasaan Beli Barang Gak Penting
Biar keuanganmu selamat dan hidup jadi lebih tenang, coba terapkan beberapa cara simpel ini:
1. Pakai Rule 48 Jam Sebelum Beli
Setiap kali melihat barang yang lucu atau lagi hype, jangan langsung checkout. Tahan diri dan tunggu selama 48 jam (2 hari). Kalau setelah 2 hari kamu masih merasa barang itu benar-benar butuh (bukan cuma ingin), baru pertimbangkan untuk membayarnya. Biasanya, setelah dua hari rasa ingin itu akan hilang dengan sendirinya.
2. Pahami Bedanya Needs vs Wants
-
Need (Kebutuhan): Makanan, transportasi, biaya kos, kuota internet untuk belajar/kerja.
-
Want (Keinginan): Beli kopi literan tiap hari, ganti HP padahal yang lama masih berfungsi sangat baik, koleksi baju cuma buat foto sekali.
3. Kurangi Muted atau Unfollow Akun Pemicu FOMO
Kalau timeline media sosialmu isinya akun-akun yang bikin kamu lapar mata atau minder dengan gaya hidup mereka, tidak ada salahnya untuk membatasi akses tersebut. Filter apa yang kamu lihat demi kesehatan mental dan dompetmu.
4. Ingat: Orang Lain Gak Benar-benar Peduli
Kenyataan pahitnya adalah: orang lain tidak sepeduli itu pada apa yang kamu pakai. Mereka mungkin puji outfit atau HP barumu selama 5 detik, setelah itu mereka fokus lagi pada hidup mereka sendiri. Jadi, untuk apa mengorbankan tabungan demi perhatian singkat itu?
penulis kiki dari smkn 9 bungo
Leave a Reply