Gubuku- Hubungan Pinterest dan Google SEO: Cara Memanfaatkannya untuk Meningkatkan Trafik
Pernah bertanya-tanya, apa hubungan Pinterest dan Google SEO? Banyak orang mengira Pinterest hanya tempat mencari inspirasi gambar, desain, resep, atau ide konten. Padahal, Pinterest juga bisa dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan visibilitas website di mesin pencari seperti Google.
Buat kamu yang sedang membangun blog, website bisnis, atau mengembangkan UMKM secara online, Pinterest bisa menjadi salah satu sumber trafik tambahan yang menarik.
Apa Itu Pinterest?
Pinterest adalah platform visual yang memungkinkan pengguna menemukan, menyimpan, dan membagikan berbagai ide dalam bentuk gambar atau video yang disebut Pin.
Setiap Pin dapat mengarah ke halaman website tertentu. Misalnya, kamu memiliki artikel tentang tips bisnis UMKM. Kamu bisa membuat gambar menarik di Pinterest yang mengarah ke artikel tersebut.
Ketika pengguna Pinterest tertarik, mereka dapat mengklik Pin dan masuk ke website kamu.
Jadi, Pinterest bukan hanya tempat mencari inspirasi, tetapi juga bisa digunakan sebagai salah satu saluran untuk mendapatkan pengunjung website.
Apa Hubungan Pinterest dan Google SEO?
Pinterest dan Google SEO memiliki hubungan secara tidak langsung.
Pinterest bukan faktor ranking Google yang bisa membuat sebuah website otomatis naik ke halaman pertama. Namun, Pinterest dapat membantu mendistribusikan konten sehingga lebih banyak orang menemukan dan mengunjungi website kamu.
Contohnya sederhana:
Artikel website → Dibuat menjadi Pin → Pin ditemukan pengguna → Pengguna mengunjungi website → Konten mendapatkan trafik dan exposure
Semakin banyak orang mengenal dan menemukan konten kamu, semakin besar peluang konten tersebut mendapatkan perhatian, backlink, atau dibagikan di platform lain.
Apakah Pinterest Bisa Membantu Ranking Google?
Jawabannya: bisa membantu secara tidak langsung, tetapi bukan sebagai faktor ranking langsung.
Google menggunakan banyak sinyal untuk menentukan peringkat halaman di hasil pencarian. Pinterest sendiri bukan pengganti strategi SEO seperti membuat konten berkualitas, melakukan riset keyword, membangun backlink yang relevan, dan meningkatkan pengalaman pengguna.
Namun, Pinterest bisa menjadi bagian dari strategi content distribution.
Misalnya kamu membuat artikel dengan keyword:
“Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula”
Setelah artikel dipublikasikan, kamu bisa membuat beberapa Pin dengan judul dan visual yang relevan. Pin tersebut kemudian dapat mengarahkan pengguna ke artikel.
Dengan begitu, satu konten bisa mendapatkan peluang ditemukan dari beberapa sumber sekaligus.
Manfaat Pinterest untuk Strategi SEO
1. Menambah Sumber Trafik
SEO Google membutuhkan waktu. Sementara itu, Pinterest dapat menjadi sumber trafik tambahan untuk website.
Jika Pin kamu menarik dan relevan dengan kebutuhan pengguna, orang bisa mengkliknya dan membaca artikel atau melihat produk yang kamu tawarkan.
2. Membantu Konten Lebih Mudah Ditemukan
Pinterest sendiri memiliki sistem pencarian. Pengguna bisa mencari berbagai keyword untuk menemukan Pin yang sesuai.
Karena itu, kamu juga perlu menggunakan keyword yang relevan pada:
- Judul Pin
- Deskripsi Pin
- Nama Board
- Deskripsi Board
- URL atau halaman tujuan
Jangan asal memasukkan keyword. Gunakan kata yang memang sesuai dengan isi konten.
3. Memperluas Jangkauan Konten
Satu artikel tidak harus hanya dipromosikan melalui Google dan media sosial.
Kamu bisa mengubah artikel menjadi beberapa format konten, salah satunya Pin Pinterest.
Contohnya, satu artikel tentang bisnis UMKM bisa dibuat menjadi beberapa Pin:
- Tips memulai bisnis dari nol
- Kesalahan bisnis yang harus dihindari
- Cara mendapatkan pelanggan pertama
- Strategi promosi bisnis
- Tips meningkatkan penjualan
Satu artikel bisa punya banyak pintu masuk.
4. Membantu Brand Lebih Dikenal
Pinterest juga bisa digunakan untuk membangun brand awareness.
Kalau pengguna sering melihat konten dari brand kamu, mereka akan semakin familiar dengan nama bisnis tersebut.
Untuk UMKM, ini cukup penting karena orang biasanya lebih percaya pada brand yang terlihat aktif dan konsisten.
Cara Menggunakan Pinterest untuk SEO
Kalau kamu ingin menggabungkan Pinterest dengan strategi SEO, coba beberapa langkah berikut.
1. Riset Keyword
Sebelum membuat Pin, tentukan keyword utama yang ingin kamu targetkan.
Contohnya:
Keyword utama:
cara jualan online
Keyword turunan:
- cara jualan online untuk pemula
- tips jualan online
- cara mendapatkan pelanggan online
- strategi jualan online
Gunakan keyword tersebut secara natural dalam konten Pinterest dan artikel website.
2. Buat Judul Pin yang Menarik
Judul Pin harus jelas dan membuat orang penasaran.
Contoh:
Kurang menarik:
“Tips Bisnis”
Lebih menarik:
“7 Tips Memulai Bisnis Online untuk Pemula”
Judul kedua lebih jelas dan memiliki keyword yang lebih spesifik.
3. Buat Deskripsi Pin yang Relevan
Deskripsi Pin jangan hanya berisi keyword.
Buat kalimat yang menjelaskan manfaat konten.
Contoh:
Ingin memulai bisnis online tapi masih bingung harus dari mana? Simak tips sederhana untuk pemula, mulai dari memilih produk, menentukan target pasar, hingga strategi promosi.
Lebih natural dan tetap mengandung keyword yang relevan.
4. Gunakan Visual yang Menarik
Pinterest adalah platform visual. Jadi, tampilan Pin sangat penting.
Gunakan desain yang:
- Mudah dibaca
- Tidak terlalu ramai
- Memiliki judul yang jelas
- Sesuai dengan isi artikel
- Menggunakan branding yang konsisten
Untuk konten bisnis, kamu bisa menggunakan desain yang simpel tetapi tetap terlihat profesional.
5. Arahkan Pin ke Website
Jangan membuat Pin tanpa tujuan.
Jika kamu memiliki artikel, arahkan Pin ke artikel tersebut.
Jika kamu menjual produk, arahkan ke halaman produk.
Dengan cara ini, Pinterest bisa menjadi jembatan antara pengguna dan website kamu.
6. Buat Konten Secara Konsisten
Jangan berharap satu Pin langsung mendatangkan ribuan pengunjung.
SEO dan Pinterest sama-sama membutuhkan proses.
Lebih baik membuat konten secara konsisten daripada membuat banyak Pin sekaligus lalu berhenti.
Pinterest SEO vs Google SEO
Walaupun sama-sama menggunakan pencarian, Pinterest SEO dan Google SEO memiliki karakter yang berbeda.
Google SEO lebih fokus pada bagaimana halaman website muncul di hasil pencarian Google.
Sementara itu, Pinterest SEO berfokus pada bagaimana Pin dan Board kamu ditemukan oleh pengguna Pinterest.
Keduanya bisa digunakan bersama.
Misalnya, kamu memiliki artikel SEO di Google. Artikel tersebut kemudian dibuat menjadi Pin yang dioptimalkan untuk Pinterest.
Hasilnya, konten kamu memiliki peluang ditemukan melalui Google dan Pinterest.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula ketika menggunakan Pinterest untuk mendukung SEO.
Terlalu Banyak Keyword
Jangan memenuhi deskripsi dengan keyword yang sama berulang kali. Selain terlihat tidak natural, cara ini juga tidak membuat konten menjadi lebih menarik.
Membuat Pin Tanpa Link yang Relevan
Jangan membuat judul Pin yang berbeda jauh dari halaman tujuan.
Jika Pin membahas “Cara Memulai Bisnis Online”, tetapi link mengarah ke halaman yang tidak berhubungan, pengguna bisa kecewa.
Hanya Fokus pada Desain
Desain memang penting, tetapi konten di balik Pin juga harus berkualitas.
Pin yang menarik harus mengarah ke halaman yang benar-benar memberikan informasi sesuai ekspektasi pengguna.
Tidak Konsisten
Pinterest bukan strategi instan. Kamu perlu menguji judul, visual, keyword, dan jenis konten untuk mengetahui apa yang paling cocok dengan audiens.
Penulis: Fasya – SMKN 9 Bungo



Leave a Reply